Tribun Tulangbawang

Bupati Winarti Larang ASN dan Aparatur Kampung Berpolitik di Pemilu 

Bupati Tulangbawang Winarti melarang ASN dan aparatur kampung untuk berpolitik praktis.

Bupati Winarti Larang ASN dan Aparatur Kampung Berpolitik di Pemilu 
Istimewa
Bupati winarti saat meberikan sambupan pada acara peresmian 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG  - Bupati Tulangbawang Winarti melarang ASN dan aparatur kampung untuk berpolitik praktis. ASN dan aparatur kampung juga dilarang melakukan tindakan yang menguntungkan salah satu peserta pemilu.

"Saya tekankan para ASN dan aparatur kampung turut serta menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif jelang pemilu. Jangan sampai ada ASN dan aparat kampung terang-terangan menjadi tim sukses atau pendukung salah satu calon," ucapnya.

Baca: Pemkab Tulangbawang Menggelar Pengajian Akbar Dan Doa Bersama

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Antoni menegaskan, larangan ASN berpolitik sudah jelas, dan semua harus menaati tanpa terkecuali. Jika masih ada oknum ASN melanggar artinya siap dipidana dan bisa dipecat secara tidak hormat. "Sanksi berat bagi ASN yang terlibat politik praktis itu bisa dipecat," tegasnya, Rabu (10/10).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuba mengancam akan memidanakan ASN yang terbukti terlibat politik praktis. Lembaga pengawas ini menekankan agar ASN dan aparatur kampung bersikap netral.

Baca: Winarti akan Bersikap Tegas dengan PNS Tuba yang Terlibat Korupsi

Bawaslu telah melakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran keterlibatan ASN dan aparatur kampung di Tuba.

Anggota Bawaslu Tuba Desi Triyana menegaskan, netralitas ASN dan aparatur kampung diatur dalam UU Pemilu No 7 Tahun 2017 pasal 282 dan pasal 283 ayat 1 dan 2 serta pasal 494 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Menurutnya, pejabat negara struktural dan fungsional dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta Pemilu.

"Ancaman hukumannya satu sampai enam bulan kurungan penjara," kata Desi, kemarin. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved