Pol PP Tutup Kawasan Reklamasi Pantai Selaki Lamsel

Polisi Pamong Praja (Polpp) Lampung menutup kawasan reklamasi di pesisir Pantai Selaki Lampung Selatan.

Pol PP Tutup Kawasan Reklamasi Pantai Selaki Lamsel
Ist
Kabid Perundangan-undangan Polpp Lampung Lakoni memimpin penyegelan atau menutup kawasan raklamasi Pantai Selaki. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Polisi Pamong Praja (Polpp) Lampung menutup kawasan reklamasi di pesisir Pantai Selaki Lampung Selatan.

Kabid Perundangan-undangan Polpp Lampung Lakoni saat ditemui Tribun Lampung dikantornya, Rabu (10/9) mengatakan bahwa tidak ada izin manajemen Pantai Selaki itu melakukan reklamasi.

Baca: Wilayah Lampung Masuki Musim Pancaroba, Ini Imbauan BMKG

"Kita terjun langsung mengecek bahwa memang ada yang melakukan reklamasi di pantai itu dan ini sudah jelas menyalahi aturan tentang wilayah pesisir," katanya

Dua pleton dikerahkan untuk mengeksekusi reklamasi ini, dan sudah ada penimbunan hingga 200 meter disekitaran pantai tersebut.

Sangatlah menyalahi perda nomor 1 tahun 2018 tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Pemprov Lampung.

Baca: Hari Kesehatan Jiwa 2018 - Memprihatinkan, Pasien Remaja di RSJ Meningkat Setiap Tahun

Sudah ada perda yang mengaturnya, artinya ini bisa mengganggu ekosistem laut jika proses reklamasi ini tetap dilanjutkan.

Pastinya terumbu karang, biota air bawah laut juga akan terganggu habitatnya dan imbasnya hewan laut tidak akan nyaman.

Sebagai aparat penegak perda sesuai fungsinya mengamankan aturan perda tersebut dan ini menjadi bagian dari fungsinya Polpp.(byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help