Tribun Lampung Utara

6 Pelaku Pencabulan Gadis SMA di Lampura Diringkus, Keluarga Korban Minta Ini ke Polisi

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota berhasil mengamankan enam dari delapan pelaku pemerkosa terhadap bunga.

6 Pelaku Pencabulan Gadis SMA di Lampura Diringkus, Keluarga Korban Minta Ini ke Polisi
Tribunlampung/Anung

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Anggota reskrim Polres Lampung Utara kembali mengamankan tiga orang diduga melakukan pemerkosaan terhadap Bunga. Dimana tiga orang sebelumnya, terdiri dari Bapak, paman serta rekan ayahnya sudah lebih dahulu diamankan.

Keenam pelaku adalah Darisun (41) bapak kandung korban yang kali pertama menggagahi Bunga. Selanjutnya, polisi meringkus Marhasan alias Cecep (41) berstatus paman korban, Ngatimin alias Demin (50) yang merupakan rekan Darisun.

Baca: Gadis SMA Ini Hamil & Trauma Setelah Dicabuli 8 Orang. 2 Pelakunya Ayah Kandung dan Pamannya Sendiri

Kemudian Andi Kusuma (18), Asrudin alias Ujang (32) dan Tedi Hermawan (21) warga Desa Karang Rejo Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara, ketiganya diamankan dirumahnya masing-masing, berkat pengembangan keterangan dari korban.

Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, melalui AKP Donny Kristian Bara'langi, mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota kita berhasil mengamankan enam dari delapan pelaku pemerkosa terhadap bunga. "Enam pelaku sudah kita amankan , tinggal dua pelaku lagi masih dalam pengejaran," ujarnya.

Baca: Dicabuli Ayah Kandung, Paman, dan Tetangga, Gadis 17 Tahun Juga Jadi Pelunas Utang Rp 600 Ribu

Atas telah ditangkapnya para pelaku, Izah yang merupakan ibu korban mengucpakan terima kasih kepada polisi, khususnya setelah polisi meringkus para pelaku yang telah melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya.

"Saya selaku ibu kandung korban, sekali lagi, mengucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan dan kerja kerasnya atas tertangkapnya para pelaku. Kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran, kami ucapkan terima kasih," ujarnya.

Dia juga meminta agar para pelaku diberi hukuman maksimal, pelaku yang belum tertangkap dapat segera ditangkap.

"Semoga para pelaku diberikan hukuman maksimal. Kami dari keluarga hanya pasrah, mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar, kami serahkan semua ke kepolisian," tukasnya.‎ (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help