Kembali Kritik Pemerintah, Prabowo Sebut 'Ekonomi Kebodohan' hingga Stunting

Prabowo menyebut 1 dari 3 anak Indonesia berusia di bawah lima tahun mengalami stunting atau pertumbuhan yang tidak sempurna.

Kembali Kritik Pemerintah, Prabowo Sebut 'Ekonomi Kebodohan' hingga Stunting
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Capres yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo 

Mengutip dari data Bank Dunia, Prabowo menyebut 1 dari 3 anak Indonesia berusia di bawah lima tahun mengalami stunting atau pertumbuhan yang tidak sempurna.

Ia juga mengkritik produksi sumber daya alam dikuasai oleh sektor swasta dan sebagian besar tidak dinikmati oleh masyarakat.

"Ini ironi. Pasal 33 UUD 1945 sangat jelas, perekonomian disusun berdasarkan asas kekeluargaan. Ayat (2), cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara," kata Prabowo.

Baca: Mahfud MD Sebut Prabowo Cs Hanya Terjebak Keterangan Ratna Sarumpaet soal Hoaks Penganiayaan

"Tapi kita lihat sekarang jutaan hektar tanah kita dikuasai oleh perusahaan swasta, mereka bawa uangnya ke luar negeri," ucapnya.

Indikator lain yang menjadi sorotan adalah tingkat ketimpangan masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan, rasio gini Indonesia sekarang berada di angka 45,4.

Artinya, kata Prabowo, 1 persen rakyat Indonesia menguasai 45 persen kekayaan nasional.

Kemudian, ia mengutip data lembaga Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) terkait persentase kepemilikan tanah.

Mantan Danjen Kopassus itu menuturkan, 1 persen masyarat menguasai 82 persen luas tanah di Indonesia.

"Semua kekayaan tanah itu tidak ke rakyat. Kalau sekian puluh juta hektar dikuasai oleh segelintir manusia, uang itu hanya dinikmati oleh segelintir itu," kata Prabowo

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Prabowo Sebut Indonesia Menjalankan "Ekonomi Kebodohan"

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved