Kontroversi Tarik Ulur Kenaikan Harga Premium, Pertamina Saja Tak Tahu

Anehnya, Pertamina pun tidak tahu apa-apa soal rencana kenaikan harga premium tersebut.

Kontroversi Tarik Ulur Kenaikan Harga Premium, Pertamina Saja Tak Tahu
Kompas.com/Icha Rastika
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. 

Sejam kemudian, grup WhatsApp awak media diramaikan dengan bantahan yang menerangkan bahwa keputusan menaikkan harga premium ditunda.

Penundaan dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo sembari membahas ulang mengenai persiapan Pertamina sebagai BUMN penyalur BBM.

Informasi itu dibenarkan oleh Staf Ahli Menteri BUMN Wianda Pusponegoro yang dihubungi Kompas.com setelah informasi penundaan tersebar.

Wianda menuturkan, kenaikan harga premium dipastikan ditunda karena Pertamina belum siap.

Kemudian, Kementerian BUMN melalui Deputi Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Fajar Harry Sampurno menyampaikan keterangan resmi di hadapan pewarta yang sama dengan yang meliput Jonan sebelumnya.

Menurut Fajar, harga premium tidak dinaikkan sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Baca: Pemerintah Beberkan Penyebab Dianulirnya Kenaikan Harga Premium

"Kami akan koordinasi. Belum tahu (harga premium akan naik atau tidak). Tapi, kalau sesuai ketentuan, (keputusan) harus dilakukan dalam rapat koordinasi," ujar Fajar.

Kementerian BUMN Baru Tahu

Mengenai rencana kenaikan harga premium, bahkan Fajar mengaku baru tahu dari Jonan yang pernyataannya termuat di media, bukan dari koordinasi antarkementerian dan lembaga.

Fajar juga telah mengonfirmasi ke Pertamina dan mereka sama-sama baru tahu soal itu. 

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved