Tribun Bandar Lampung

Korban Bertambah, Kakek Sahono Ungkap Alasan Cabuli Cucunya Sendiri

Saat itu bibi korban mencurigai tanda merah di leher BN yang ternyata bekas gigitan sang kakek.

Korban Bertambah, Kakek Sahono Ungkap Alasan Cabuli Cucunya Sendiri
Tribun Lampung/Romi Rinando
Sahono diperiksa di Polsek Tanjungkarang Barat, Kamis, 11 September 2018. 

“Saya juga tahu karena bibinya. Tanya kenapa merah-merah di leher. Awalnya anak saya gak ngaku. Akhirnya dia cerita bekas diciumin  mbah,” kata NR, ibu korban, Rabu, 10 Oktober 2018.   

Menurut NR, pelaku yang merupakan adik bungsu ayah mertuanya itu bukan hanya mencium, tapi sudah lebih dari itu.

Hal itu diketahui dari keterangan pihak puskesmas dan hasil visum pada 2 Oktober 2018.

“Kalau anak saya bilangnya cuma ditidurin. Itu sudah satu tahun. Kami  gak curiga. Karena itu kan mbahnya dia (korban). Anak saya ini memang sering main di rumah mbahnya. Kan rumahnya gak jauh. Di depan itu, tiga rumah dari rumah saya ini,” kata ibu tiga anak ini.  

NR pun meminta penegak hukum menghukum seberat-beratnya pelaku karena sudah merusak masa depan anaknya.

Baca: Siswi SMA di Kotabumi Hamil Usai Digagahi Tetangganya 2 Kali

“Saya minta dia dihukum seberat-beratnya. Semua keluarga juga mendukung. Karena itu sudah merusak masa depan anak saya. Anak saya jadi trauma. Sekarang sekolah aja dia minta diantar,” tuturnya.  

Sementara BN mengaku kerap ditiduri sang kakek. Setelah itu, ia diberi imbalan sebesar Rp 5.000. 

Jika ia tidak mau diajak bercumbu, sang kakek akan menakut-nakutinya dengan ancaman akan dilukai.   

“Kalau gak mau, katanya mau dibaret (dilukai). Cuma disuruh buka celana, abis itu ditimpa. Abis itu dikasih uang Rp 5.000. Ya udah, udah sering ,” kata BN dengan polosnya. (*)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: Romi Rinando
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help