Tribun Tulangbawang

Selundupkan Sabu Lewat Jalur Air, Warga Mesuji Diringkus Satpolair Polres Tuba

Penangkapan tersangka dilakukan saat anggota Satpolair sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan Tulangbawang.

Selundupkan Sabu Lewat Jalur Air, Warga Mesuji Diringkus Satpolair Polres Tuba
Tribunlampung/Endra
Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) Polres Tulangbawang menangkap warga Mesuji yang diduga kuat sebagai kurir sabu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) Polres Tulangbawang menangkap warga Mesuji yang diduga kuat sebagai kurir sabu.

Tersangka yang bernama Karni (42), warga Kampung Sidang Muara Jaya Kecamatan Rawa jitu Utara, Mesuji itu diamankan Polair ketika akan menyelundupkan Sabu melalui jalur air ke wilayah Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang.

Baca: Satlantas Polres Tuba Siap Tindak Kendaraan Melebihi Tonase

"Tersangka juga kedapatan membawa senjata api tanpa hak. Tersangka ditangkap hari Rabu (10/10) sekitar pukul 08.00 wib di dermaga bestari kanal T, Kampung Bumi Dipasena Mulya, Kecamatan Rawajitu Timur," terang Kasat Polair Ipda Iwan Syafaruddin mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, Kamis (11/10).

Iwan mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan saat anggota Satpolair sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan Tulangbawang.

Ketika itu, petugas melihat gerak gerik pelaku yang sangat mencurigakan saat baru sampai di dermaga.

"Karena curiga, tersangka lalu dipanggil dan digeledah. Anggota kami berhasil menemukan senpi illegal berikut narkotika jenis sabu di dalam sebuah tas yang diikatkan pelaku di setir kemudi kapal, selanjutnya pelaku berikut barang bukti)
dibawa ke Mapolres Tulangbawang,” urai Ipda Iwan.

Adapun barang bukti yang disita dari tersangka yakni satu pucuk senpi jenis FN 45 lengkap dengan 4 butir amunisi aktif call 9 mm.

Kemudian, dua bungkus narkotika jenis sabu ukuran sedang dan kecil, HP Nokia warna hitam, tas warna coklat, botol plastik warna hitam dan 1 unit kapal speed lidah beserta mesin 40 PK.

"Tersangka terancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup," tandas Ipda Iwan. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help