Sudah 21 Tahun, Kasus Kecelakaan Pesawat Silk Air MI185 yang Jatuh di Sungai Musi Masih Misteri

Di antara semua kecelakaan angkutan udara, ada sebuah kecelakaan pesawat yang cukup menggemparkan masyarakat Indonesia.

Sudah 21 Tahun, Kasus Kecelakaan Pesawat Silk Air MI185 yang Jatuh di Sungai Musi Masih Misteri
IST
Ilustrasi pesawat Silk Air MI185 yang jatuh menghujam di Sungai Musi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Di antara semua kecelakaan angkutan udara, ada sebuah kecelakaan pesawat yang cukup menggemparkan masyarakat Indonesia.

Kecelakaan tersebut adalah kecelakaan pesawat Silk Air MI185 yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Singapura, pada 19 Desember 1997.

Baca: Sosok Malaikat Kecil dalam Tragedi Kecelakaan Pesawat Klub Brasil Akhirnya Terkuak

Pesawat ini membawa 104 penumpang di dalamnya yang terdiri dari 97 penumpang dan 7 awak penerbangan.

Tanpa cuaca buruk atau laporan tentang kerusakan mesin, pesawat komersil Singapura ini menukik tajam dan jatuh ke Sungai Musi, Palembang hingga hancur menjadi kepingan kecil.

Pesawat jatuh, terjun bebas dengan kecepatan yang nyaris mendekati supersonik.

Sebelum tercebur ke sungai, sejumlah bagian pesawat seperti ekor dan sayap terpisah dari badan karena kuatnya kecepatan pesawat itu saat jatuh.

Pilot Tsu Way Ming dari Singapura dan simulasi jatuhnya Silk Air 185
Pilot Tsu Way Ming dari Singapura dan simulasi jatuhnya Silk Air 185 ()

Setelah banyak bagian terlepas, pesawat jatuh menghujam ke Sungai Musi.

Silk Air MI185 hancur jadi puing-puing kecil dan semua penumpang serta awak yang bertugas tewas bahkan tak lagi bisa dikenali.

Baca: Duka Istri Korban Kecelakaan Pesawat Hercules, Pelukan Terakhir di Peti Jenazah Suaminya

Upaya Bunuh Diri Pilot

Ada beberapa dugaan dalam kecelakaan pesawat yang dianggap cukup janggal ini.

Halaman
123
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help