Triwulan II 2018, Pertumbuhan Ekonomi Lampung Lampaui Nasional

Ekonomi Lampung pada triwulan II 2018 mampu tumbuh cukup tinggi yakni sebesar 5,35 persen (yoy) melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi.

Triwulan II 2018, Pertumbuhan Ekonomi Lampung Lampaui Nasional
Tribunlampung/Ana
Kepala Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung Budiharto Setyawan (kiri) menjelaskan perkembangan ekonomi Lampung Triwulan II 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ekonomi Lampung pada triwulan II 2018 mampu tumbuh cukup tinggi yakni sebesar 5,35 persen (yoy) melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi di periode yang sama selama empat tahun kebelakang.

Maupun pertumbuhan ekonomi Sumatera dan Nasional masing-masing sebesar 5,08 persen (yoy), 4,65 persen (yoy) dan 5,27 persen (yoy).

Baca: VIDEO CONTENT – Bunda Ikbar Berat Tinggalkan Pusara

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Lampung Budiharto Setyawan mengatakan, sesuai dengan pola seasonalnya, pertumbuhan ekonomi di periode laporan juga tercatat lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2018 sebesar 5,10 persen (yoy).

Di sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi Lampung yang tinggi pada triwulan II 2018 ini ditopang oleh masih kuatnya konsumsi rumah tangga serta perbaikan net ekspor, disamping investasi yang cukup solid. Sedangkan di sisi penawaran, motor penggerak perekonomian Lampung bersumber dari sektor industri pengolahan, sektor konstruksi serta sektor perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor.

Baca: Dua Kecelakaan Maut Beruntun di Bandar Lampung, Renggut Nyawa Siswa SMP dan Mahasiswi

"Inflasi IHK Provinsi Lampung pada triwulan II dan III 2018 juga tercatat terkendali dengan pencapaian masing-masing sebesar 2,80 persen (yoy) dan 2,87 persen (yoy). Dengan sisa Oktober, November dan Desember kita berharap inflasi juga tetap terkendali pada kisaran 3,5 persen (plus minus 1 persen),"

"Meski berpotensi mencatatkan level yang lebih tinggi dari tahun 2017 mengingat di awal tahun 2018 lalu Lampung mengalami inflasi paling tinggi dari kelompok bahan pangan yang sempat mengalami penurunan hasil panen," jelasnya saat konferensi pers di Kantor BI Kpw Lampung, Rabu (10/10).

Memasuki triwulan III 2018 ekonomi Lampung diperkirakan tumbuh lebih lambat dibandingkan triwulan II 2018. Di sisi permintaan, konsumsi swasta diperkirakan masih menjadi pendorong utama pertumbuhan, meskipun tidak sekuat periode sebelumnya yang ditopang faktor musiman perayaan hari besar keagamaan (hari raya dan libur sekolah telah usai).

Pendorong pertumbuhan lainnya diperkirakan bersumber dari perbaikan net ekspor yang didukung kenaikan produksi perkebunan meskipun harga komoditas utama ekspor seperti CPO dan kopi diprakirakan cenderung stagnan atau bahkan turun.

Sementara pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan IV 2018 diperkirakan berada pada kisaran 5,1 -5,5 persen (yoy) dengan potensi bias kebawah.

Konsumsi swasta diperkirakan masih menjadi pendorong utama pertumbuhan, didorong oleh berlangsungnya pola seasonal libur Natal dan Tahun Baru serta peningkatan realisasi anggaran Pemerintah Daerah di akhir tahun.(ana)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved