Tribun Pesawaran

Pelamar CPNS Analis Kesehatan di Pesawaran Galau Gara-gara Ini

Sejumlah pelamar CPNS di Pesawaran galau. Pasalnya mereka telah mendaftar pada formasi yang telah dibuka, akan tetapi dikatakan tidak sesuai.

Pelamar CPNS Analis Kesehatan di Pesawaran Galau Gara-gara Ini
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Ilustrasi - Seorang pelamar membuka portal https://sscn.bkn.go.id/ pada Kamis, 20 September 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Sejumlah pelamar CPNS di Kabupaten Pesawaran galau. Pasalnya mereka telah mendaftar pada formasi yang telah dibuka, akan tetapi dikatakan tidak sesuai dengan bidang study.

Yakni pada formasi Laboratorium Kesehatan, yang melamar merupakan mereka lulusan DIII Analis Kesehatan. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Res (26) pada pelamar formasi tersebut. Res lulusan DIII Analis Kesehatan mendaftar di formasi DIII Laboratorium Kesehatan.

Baca: Pemkab Pesawaran Kembali Aktifkan Forum Lalu Lintas

Sebab, menurut dia, Analis Kesehatan dengan Laboratorium Kesehatan itu sama. Ia pun mengaku sudah bertanya pada group profesi, yang hasilnya menyebutkan bila Analis Kesehatan itu adalah orangnya dan Laboratorium Kesehatan ini tempat kerjanya. Saat ini, kata dia, belum ada lulusan Laboratorium Kesehatan.

Baca: Dimajukan Sehari, Pendaftaran CPNS 2018 di Daerah Ditutup 15 Oktober

Akan tetapi, ada informasi lain menyebutkan antara Analis Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan itu berbeda. Kalau begitu, pelamar Analis Kesehatan yang mendaftar formasi Laboratorium Kesehatan sudah tentu tidak memenuhi syarat. "Makanya saya pas sudah daftar, galau kan, tahu dapat berita begitu," kata A.

Is (29) mengatakan berdasar peraturan mentri kesehatan, analis kesehatan ini telah dirubah menjadi ahli teknologi laboratorium medis (ATLM). Menurut dia, di Kabupaten lain itu yang dibuka formasi analis kesehatan dan bukan laboratorium kesehatan.

Menurut dia, seharusnya kalau formasi laboratorium tersebut tidak bisa bagi analis kesehatan, ada informasinya sejak awal. "Sehingga kami bisa berkesempatan mendaftar di kabupaten lain," tuturnya.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help