Presiden Jokowi Jelaskan Alasan Batalkan Kenaikan Harga BBM Jenis Premium

Dua pertimbangan ini yang membuat Presiden Jokowi batalkan kenaikan harga BBM jenis premium.

Presiden Jokowi Jelaskan Alasan Batalkan Kenaikan Harga BBM Jenis Premium
KOMPAS.com/FITRI R
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan keterangan pers selepas meninjau kondisi perbaikan RSUD Kota Mataram, Senin (3/9/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Dua pertimbangan ini yang membuat Presiden Jokowi batalkan kenaikan harga BBM premium.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) angkat bicara soal langkahnya membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM) jenis premium di menit-menit terakhir.

Jokowi mengakui bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak, termasuk jenis premium, sejak satu bulan lalu.

Keputusan tersebut diambil karena kenaikan harga minyak mentah.

"Kenaikan harga BBM, tidak hanya premium saja, pertamax, dex, itu memang sudah kita bicarakan sebulan lalu, dan sudah kita putuskan naik, naik," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Bogor, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Harga BBM Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Terbaru BBM di Setiap Provinsi

Namun, Jokowi mengakui, belakangan ia mendapatkan hitung-hitungan baru bahwa konsumsi masyarakat akan menurun jika harga BBM jenis premium dinaikkan.

Padahal, konsumsi masyarakat ini sangat penting bagi perekonomian yang masih tergantung pada sektor konsumsi.

"Karena pertumbuhan ekonomi sekarang ini, kita masih ditumpu 56 persen oleh konsumsi. Kita dalam proses membalikkan dari konsumsi ke produksi, tapi ini belum sampai," kata Jokowi.

Di saat bersamaan, Jokowi juga mendapat hitung-hitungan dari Pertamina.

Perusahaan plat merah itu ternyata tidak akan mendapat keuntungan signifikan jika harga BBM jenis premium dinaikkan menjadi Rp 6.900- Rp 7.000 per liter.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help