Samhudi Ayah Fadilah Tengah Urus Surat Tak Mampu Agar Sang Anak Bisa Berobat Gratis

Diakuinya, dia tidak memiliki jaminan kesehatan apapun termasuk BPJS. Sementara tidak memiliki uang untuk membayar biaya perawatan anaknya.

Samhudi Ayah Fadilah Tengah Urus Surat Tak Mampu Agar Sang Anak Bisa Berobat Gratis
Tribun Lampung/Hanif Mustafa/Istimewa
Fadilah Salma terbaring di ICU RSUAM, Jumat, 12 Oktober 2018. (Inzet) Fadilah Salma sebelum tercebur kuali. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Samhudi, ayah dari pasien luka melepuh Fadilah Salma (1 tahun 8 bulan) tengah mengurus surat keterangan tidak mampu agar anaknya bisa dirawat dan mendapatkan pengobatan gratis di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).

Diakuinya, dia tidak memiliki jaminan kesehatan apapun termasuk BPJS. Sementara tidak memiliki uang untuk membayar biaya perawatan anaknya. 

"Jadi disaranin pihak rumah sakit ngurus surat nggak mampu biar bisa pakai jamkesda. Kan saya memang KTP dan KK nya Bandar Lampung di Telukbetung ikut alamat istri. Tapi kerjanya di Katibung karena saya aslinya sana," bebernya, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Balita Masuk Kuali Panas Bisa Dikover Jamkesda Asalkan Kantongi Syarat Ini

Namun nama anak ke tiganya belum masuk KK sehingga dia tengah mengurus itu. "Di KK nama anak saya Fadilah Salma belum masuk. Baru anak pertama dan ke dua saja yang tertulis di KK.  Saya belum melakukan pembaharuan KK," ceritanya. 

Dolimin yang merupakan kakek korban luka melepuh menambahkan, saat ini, anaknya sedang kesulitan menutupi biaya perawatan untuk cucunya Fadilah. Pasalnya, mereka tidak memiliki asuransi kesehatan apapun.

Baca: Tak Punya BPJS, Ini Kata RSUDAM Soal Biaya Perawatan Balita Masuk Kuali Asal Katibung

"Namanya juga orang desa. Kerjanya deres (menyadap). Nggak kepikiran. Sekarang sedang diusahakan. Siang tadi, bapaknya buat BPJS. Bisa tembus atau nggak, belum tahu," ujar Dolimin.

Baca: Sekujur Tubuh Balita 1 Tahun Melepuh Akibat Tercebur Kuali Rebusan Gula, Kakek: Hanya Tersisa Rambut

Ibu Fadilah, Ida Farida (37) mengaku tidak pernah membayangkan bahwa anaknya akan tercebur kuali berisi air rebusan gula.

"Kalau waktu bisa mundur, saya mau mengulangnya agar anak saya nggak seperti ini," ungkap Ida.(*)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved