Tribun Metro

2019, Pemkot Ingin Tingkatkan Fasilitas Puskeswan

Sekretaris Kota (Sekkot) Metro Nasir AT meminta kebutuhan fasilitas Puskeswan (Pusat pelayanan kesehatan hewan) ditingkatkan

2019, Pemkot Ingin Tingkatkan Fasilitas Puskeswan
TRIBUN LAMPUNG/INDRA S SIMANJUNTAK
Sekretaris Kota Metro Nasir AT 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Sekretaris Kota (Sekkot) Metro Nasir AT meminta kebutuhan fasilitas Puskeswan (Pusat pelayanan kesehatan hewan) ditingkatkan pada anggaran 2019.

"Saya belum mendapatkan laporan jika di Kota Metro telah memiliki Puskeswan untuk memberikan pelayanan pada hewan peliharaan. Tapi itu sangat bermanfaat bagi masyarakat serta bisa memberi kontribusi pendapatan daerah," ujarnya, Minggu (14/10).

Baca: 252 Kendaraan Dinas di Pemkot Metro Mati Pajak

Karena itu, ia meminta agar Dinas terkait mengusulkan kebutuhan fasilitas bagi Puskeswan dalam anggaran 2019 mendatang. Pun demikian kepada provinsi maupun pusat. Agar bisa mendapatkan bantuan APBD provinsi dan APBN nantinya.

Ke depan, terus Nasir, Puskeswan bisa diusulkan menjadi UPT BLUD jika telah memiliki fasilitas yang memadai. Seperti adanya rawat inap, perlengkapan kesehatannya yang memadai, dan lainnya. Sehingga bisa dikelola sendiri tidak tergantung pada Pemkot atau Dinas Tanaman Pangan.

Sementara Kepala UPT Puskeswan Kota Metro Francisca Natalia mengaku, masih banyak yang dibutuhkan untuk memaksimalkan pengobatan di Puskeswan. Karena belum memiliki laboratorium, USG, rontgen, dan tida bisa digunakan untuk rawat inap.

Baca: DPRD Metro: Lelang Jabatan Pemkot Harus The Right Man In The Right Place

"Kita berharap dukungan untuk melengkapi puskeswan di sini," imbuhnya. Karena memang jika kondisi hewan darurat, pihaknya bisa melakukan operasi. Di mana saat ini rata-rata per hari hewan peliharaannya yang berobat sekitar tiga sampai lima hewan.

Puskeswan, terusnya, sangat membantu masyarakat. Karena biaya pemeriksaan maupun pengobatan hewan peliharaan terjangkau dibanding dengan klinik hewan milik swasta. Diakuinya, banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan hewan peliharaannya. Namun karena keterbatasan, belum bisa dilayani maksimal.

Sekretaris Komisi II DPRD Metro Yulianto meminta pembangunan diimbangi dengan adanya peningkatan SDM. Sehingga target yang disasar bisa berjalan maksimal.

"Kami Komisi II kemarin menaikkan intensif Kades Posyandu se-Metro dari Rp 20 ribu per bulan menjadi Rp 50 ribu, memang masih kecil tapi apresiasi harus kita berikan karena mereka kan ujung tombak. Artinya, kalau meningkatkan pembangunan fisik harus juga dibarengi dengan SDM," ungkapnya.

Ia menilai, jika SDM tidak ditingkatkan kemampuannya, gedung sebagus apapun berikut fasilitas yang dimiliki tidak berjalan maksimal jika pelayanan masih kurang. "Kan sama saja. Makanya harus seimbang pembangunan fisik dan SDM. Itu yang kami minta," tuntasnya. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved