Anak Suka Berbohong Bersumber dari Orangtua

Terkait faktor yang menyebabkan anak berbohong, Octa menyampaikan bersumber dari lingkungan dan orangtua.

Anak Suka Berbohong Bersumber dari Orangtua
kompas.com
ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - ORANGTUA ingin si Kecil tidak berbohong.

Meski pada praktiknya, anak-anak pernah berbohong kepada orangtua.

Psikolog dari Prodi Psikologi Universitas Malahayati Octa Reni Setiawati mengatakan, perilaku bohong berkaitan dengan perkembangan anak.

Salah satunya perkembangan kognitif atau cara berpikir anak.

Saat anak usia tiga sampai empat tahun, perilaku bohong yang ditunjukkannya, berbohong dengan mengatakan sesuatu yang sebenarnya hanya ada di fantasinya saja.

"Misal dia mengatakan, mama ada monster di kulkas," ujarnya.

Saat memasuki usia 5 tahunan perilaku bohong untuk menutupi kebenaran karena merasa terancam.

Contohnya, saat berkata jujur dia akan mendapatkan hukuman.

Ada juga yang berbohong karena tidak mau minum obat atau mengerjakaan pekerjaan rumah.

Terkait faktor yang menyebabkan anak berbohong, Octa menyampaikan bersumber dari lingkungan dan orangtua.

Halaman
123
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved