Tribun Bandar Lampung

Anomali Cuaca, Warga Bandar Lampung Keluhkan Panas yang Menyengat

Apalagi saat keluar rumah, terus dia, walau masih jam 8 pagi tapi panas matahari seperti sudah siang.

Anomali Cuaca, Warga Bandar Lampung Keluhkan Panas yang Menyengat
The Billings Gazette
Ilustrasi Cuaca Panas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Cuaca yang cenderung panas dan terik beberapa hari terakhir dikeluhkan oleh masyarakat Bandar Lampung.

Selain menyebabkan air mulai mengering, cuaca yang terik membuat badan mudah berkeringat dan terserang gatal-gatal.

Warga Kemiling Bandar Lampung Subagyo menuturkan, suhu udara seminggu terakhir terasa lebih cepat membuat gerah.

"Pas malam hari hawanya juga bikin nggak nyaman dan badan jadi gampang gatal. Anak-anak pada rewel karena kegerahan padahal sudah pakai kipas," katanya, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Apalagi saat keluar rumah, terus dia, walau masih jam 8 pagi tapi panas matahari seperti sudah siang.

"Biasanya jam 8 matahari masih terasa hangat, ini bantuin istri ngejemur pakaian sudah kerasa menyengat," bebernya.

Kondisi air sumur juga menurutnya semakin menyusut.

Baca: Antisipasi Kemarau, Pemkot Siapkan Air Bersih 5.000 Liter per Kecamatan

"Jadi harus di jam-jam tertentu kalo mau ngidupin mesin air. Kayak malam atau Subuh biar airnya lumayan," tutur Bapak dua anak ini.

Senada dikatakan Maya warga Telukbetung, suhu panas matahari dirasa lebih menyengat dari biasanya.

"Apalagi deket laut gini rumahnya, nggak pagi, siang, bahkan malam bawaannya gerah melulu," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help