Tribun Tulangbawang

Gara-gara Ganti Air, Polres Tulangbawang Gagalkan Upaya Pengiriman 54 Ribu Bibit Lobster Ilegal

Puluhan ribu bibit lobster tersebut, menurut Raswanto, akan dibawa ke Jakarta melalui Pelabuhan Bakauheni.

Gara-gara Ganti Air, Polres Tulangbawang Gagalkan Upaya Pengiriman 54 Ribu Bibit Lobster Ilegal
Tribun Lampung/Endra
Empat warga Banteng diamankan karena berupaya menyelundupkan bibit lobster. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJAR AGUNG - Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang mengamankan empat warga Banten.

Mereka kedapatan membawa puluhan ribu bibit lobster tanpa dokumen alias ilegal.

Mereka adalah SU (26), AS (26), MA (32), dan SU (37). Keempatnya tercatat sebagai warga Kampung Kananga, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.

Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan, keempat pelaku ditangkap bersama Polsek Banjar Agung di sebuah rumah kontrakan di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang, Jumat, 12 Oktober 2018 sekitar pukul 17.00 WIB.

"Empat tersangka ini ditangkap saat saat sedang mengganti oksigen dan air dalam kantong plastik yang berisi puluhan ribu bibit udang lobster," terang Raswanto, Minggu, 14 Oktober 2018.

Puluhan ribu bibit lobster tersebut, menurut Raswanto, akan dibawa ke Jakarta melalui Pelabuhan Bakauheni.

Baca: Masuk Daftar Makanan Mewah, Siapa Sangka Dulunya Lobster Dianggap Makanan Sampah

Baca: BREAKING NEWS - Penyelundupan Sabu di Rutan Kotabumi Terekam CCTV, Motor Pelaku Tertinggal

"Jadi puluhan ribu bibit lobster itu rencananya dijual ke luar negeri melalui Pelabuhan Batam. Jadi mereka mampir ke Tulangbawang hanya untuk mengganti air dan menambah oksigen,” papar Raswanto.

Polisi Kapolres menambahkan, dari tangan pelaku berhasil disita barang bukti berupa 54 ribu ekor bibit lobster yang dikemas dalam kantong plastik.

Polisi juga menyita mobil Avanza silver B 1089 NOS, 5 jeriken air laut, 12 buah galon, 1 kotak berisi plastik kosong, dan 1 kotak es batu.

“Pelaku sekarang ditahan di Mapolres Tulangbawang dan terancam hukuman penjara paling lama delapan tahun serta denda Rp 1,5 miliar. Untuk barang bukti bibit lobster ini kita serahkan ke Dinas Karantina Ikan Bandar Lampung untuk dilepas ke alam liar," tandas mantan Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Lampung ini. (*)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help