Tribun Lampung Utara

Realisasi PAD Lampung Utara Sudah 80 Persen, Diskes Nomor 1

‎Saat ini capaian PAD hampir mendekati target. Jika Agustus lalu baru 18 persen saja, saat ini sudah melonjak di atas 70 persen.

Realisasi PAD Lampung Utara Sudah 80 Persen, Diskes Nomor 1
Tribunnews
Ilustrasi Pendapatan Asli Daerah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sampai September  2018, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Lampung Utara mendekati angka 80 persen atau senilai Rp 73.913.227.603.200 dari target PAD Rp 92.391.534.504.000.

Jumlah tersebut merupakan pendapatan dari 12 organisasi perangkat daerah, termasuk Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Lampung Utara.

“Kalau dilihat dari besaran nilainya, Dinas Kesehatan menjadi instansi yang menjadi penyumbang PAD terbesar. Tapi, kalau dilihat dari persentasenya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang tertinggi,” jelas Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Utara Mikael Saragih, Minggu, 14 Oktober 2018.

‎Saat ini capaian PAD hampir mendekati target. Jika Agustus lalu baru 18 persen saja, saat ini sudah melonjak di atas 70 persen.

Baca: Bhabinkamtibmas di Lampung Utara Dapat Bantuan Obat dan Vitamin

Baca: Lampung Utara Kembali Disambangi ‎Program Kotaku Tahun Depan

Sebab, kegiatan yang ada di satuan kerja penarikannya. 

"Mudah-mudahan sampai akhir tahun target PAD kita meningkat," terangnya.

Terkait kebocoran di sektor PAD, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Mulai dari unit pelaksana teknis di kecamatan sampai kabupaten.

Untuk pengawasan, diharapkan peran seluruh elemen masyarakat. Sebab, bila hanya mengandalkan BPPRD atau pemerintah tentu sangat sulit.

Namun, Saragih optimistis capaian PAD tahun ini akan mengulangi prestasi tahun sebelumnya, yakni overtarget atau paling tidak menyamai target.

“Kami optimistis capaian PAD akan mencapai target‎ atau bahkan dapat overtarget tahun ini,” kata mantan sekretaris BPKA Lampung Utara ini. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help