Tribun Metro

Eks PKL Taman Merdeka Ingin Pemkot Promosi Lokasi Nuwo Intan

Eks Pedagang kaki lima (PKL) Taman Merdeka yang menempati lokasi Nuwo Intan meminta dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

Eks PKL Taman Merdeka Ingin Pemkot Promosi Lokasi Nuwo Intan
Tribunlampung/Eka
Taman merdeka 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Eks Pedagang kaki lima (PKL) Taman Merdeka yang menempati lokasi Nuwo Intan meminta dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

Tuti, pedagang ayam geprek mengatakan, pihaknya menginginkan kehadiran pemerintah sebagai perantara yang dapat mempromosikan tempat baru mereka kepada masyarakat Bumi Sai Wawai.

"Jadi bisa diarahkan untuk makan di sini. Begitu juga dinas-dinas mungkin secara bergantian dan berkala misal datang kesini. Supaya masyarakat tahu kami ada di sini. Ada ajang promosi-lah untuk kami," ujarnya, Senin (15/10).

Baca: Rumput di Taman Merdeka Direncanakan Diganti dengan Jenis Sintetis

Ia meminta, pemerintah juga bisa mengadakan beberapa acara hiburan yang dapat dilakukan satu kali dalam sebulan. Misal menggelar tembang kenangan atau acara lain agar menarik orang-orang datang ke Nuwo Intan.

"Intinya supaya tahu tempat baru kita. Memang sekarang masih sepi. Makanya supaya ramai ya kami dibantulah. Promosikan tempat ini. Buat acara dan lainnya. Kami mendukung pemerintah intinya. Tapi ya kita dibantu juga," bebernya.

Sementara Sukinah, pedagang bakso menambahkan, besar harapan pedagang agar Pemkot Metro mempromosikan tempat baru mereka. Karena salah satu keluhan yang membuat para pedagang enggan menempati Nuwo Intan adalah kurangnya minat masyarakat untuk mengunjungi.

Baca: Ini Bentuk Dukungan Dewan, Nuwo Intan Dipastikan Pusat Kuliner Terpadu

"Itu yang jadi permasalahan pedagang. Makanya kita minta ada promosi. Kita dibantu. Itu sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah kepada para pedagang. Kita sekarang sudah mengikuti aturan pemerintah," ungkapnya.

Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda meminta Pemkot memberikan dukungan kepada pedagang yang menempati Nuwo Intan dan eks Transmigrasi.

"Contoh Solo. Bagaimana Pemkot di sana mengayomi pedagang secara soft landing dan berkelanjutan. Salah satunya dengan mengarahkan tamu-tamu Pemkot Solo ke tempat para pedagang di sana. Jadi mereka dikenal," ungkapnya.

Karenanya, terus Anna, Pemkot Metro bisa memberikan ruang promosi kepada para pedagang dengan mencontoh apa yang berhasil dilakukan Pemkot Solo. Sehingga pedagang semangat berjualan dan terus melakukan inovasi. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved