Keluarga Siap Kumpulkan Persyaratan Administrasi untuk Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun

"Meminta pihak keluarga memenuhi persyaratan administrasi, kami siap mengumpulkan data-data administrasi yang diperlukan," ujar Mulkarnaen

Keluarga Siap Kumpulkan Persyaratan Administrasi untuk Gelar Pahlawan Nasional Mr Gele Harun
Tribunlampung/Sulis
Putra Mr Gele Harun, Mulkarnaen Gele Harun 

Laporan Reporter Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keluarga pahlawan daerah Lampung Mr Gele Harun menerima surat dari kementerian sosial mengenai persyaratan yang harus dilengkapi agar Mr Gele bisa mendapatkan gelar pahlawan nasionalnya.

Putra Mr Gele Harun yakni Mulkarnaen Gele Harun mengatakan, dirinya menerima surat dari kemensos melalui dinas sosial Lampung Bapak Lukman.

"Meminta pihak keluarga memenuhi persyaratan administrasi, kami siap mengumpulkan data-data administrasi yang diperlukan," ujar Mulkarnaen kepada Tribun, Rabu (17/10/2018).

Baca: Yuk ke Jalan ZA Pagar Alam, Pelayanan SIM Keliling Polda dan Polresta Mangkal di Sini

Surat tersebut, terusnya, ditujukan kepada Gubernur Lampung dan tembusannya ke dinas sosial Lampung.

"Kami tinggal menunggu adanya petugas atau wakil dari dinas sosial untuk masalah data administrasi ini. Awal bulan November kami siapkan karena saat ini kami masih bersiap untuk umrah," kata Mulkarnaen.

Mulkarnaen mengatakan, beberapa administrasi yang diminta dilengkapi surat keputusan TP2GD yang ditandatangani gubernur Lampung, riwayat hidup Mr Gele Harun, biografinya, juga makalah-makalah yang disampaikan dalam seminar mengenai Mr Gele Harun.

Baca: Kisah Mengharukan Anggota Basarnas, Tinggalkan Istri Sakit demi Misi Kemanusiaan di Sulteng

"Selain itu diminta juga biodata kengkap ahli warisnya dan seluruh atau data pengusulan gelar pahlawan nasional Mr Gele Harun berbentuk CD," jelas Mulkarnaen.

Kekurangan data ini agar dilengkapi sampai batas April 2019. Sehingga tidak memungkinkan penetapan gelar pahlawan nasional bisa terwujud sebelum peringatan hari pahlawan 10 November mendatang seperti keinginan pihak keluarga sebelumnya.

"Kami meminta dinas sosial Lampung supaya menunjuk petugas untuk bekerjasama dengan kami dalam melengkapi berkas-berkas ini," ujar Mulkarnaen.

Gele Harun merupakan acting resident semasa Pemerintahan Darurat Keresidenan Lampung di Way Tenong, Lampung Barat pada 1949.

Dia lantas menjadi Residen definitif Lampung semasa kepemimpinan Presiden Soekarno pada 1950-1955. Pengusulan gelar pahlawan nasional sudah diupayakan sejak masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2012 lalu oleh KH Arief Makhya sesepuh Nahdlatul Ulama.(*)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved