Tribun Metro

Pedagang Tuntut Wali Kota Cabut Larangan Berjualan di Taman Merdeka

Paguyuban Pedagang dan Usaha Permainan (P2UP) Taman Merdeka Kota Metro kembali unjuk rasa ke DPRD, Rabu (17/10).

Pedagang Tuntut Wali Kota Cabut Larangan Berjualan di Taman Merdeka
Paguyuban Pedagang dan Usaha Permainan (P2UP) Taman Merdeka Kota Metro unjuk rasa ke DPRD, Rabu (17/10) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Paguyuban Pedagang dan Usaha Permainan (P2UP) Taman Merdeka Kota Metro kembali unjuk rasa ke DPRD, Rabu (17/10).

Mereka membawa beberapa tuntutan yang dibacakan saat menggelar orasi.

Bendahara P2UP Suniar mengatakan, mereka meninta executive review terkait hak amademen DPRD Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum, Kebersihan, dan Keindahan.

Serta mengeluarkan rekomendasi izin sementara pedagang di Taman Merdeka (P2UP) sambil menunggu putusan permohonan hak uji materil dengan juducial review di Mahkamah Agung.

Baca: Eks PKL Taman Merdeka Ingin Pemkot Promosi Lokasi Nuwo Intan

"Buatkan rekomendasi ke Wali Kota agar menunda pelaksanaan Perda No 9 Tahun 2017, karena mengalami masalah yuridis atau bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi. Eksekutif dan legislatif seharusnya taat dan tunduk pada UU No 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan," serunya di depan kantor DPRD.

Ia menjelaskan, larangan berjualan di Taman Merdeka sangat berdampak pada perekonomian para pedagang.

Menurutnya, lokasi yang disediakan Pemkot Metro tidak menjadi solusi.

"Sudah pernah kami mencoba dagang di sana (eks Transmigrasi) tapi nggak laku. Pendapatan kami anjlok sampai 85 persen," tambahnya.

Baca: Tinjauan Komisi I DPRD Metro, Progres GSG Bumi Sai Wawai 38 Persen

Usai berorasi para pedagang meminta perwakilan dewan untuk dapat menanggapi tuntutan mereka.

Namun demikian, seluruh anggota DPRD Kota Metro tengah menjalani kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

"Seluruh anggota DPRD sedang kunker. Ada yang ke Kementerian PU dan Kominfo. Berangkat sejak Selasa kemarin. Tuntutan teman-teman pedagang akan kami sampaikan ke anggota dewan," terang perwakilan Sekretariat Dewan Metro. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved