Bawaslu Imbau Caleg Sebar APK dan Bahan Kampanye Sesuai Peraturan PKPU-Perbawaslu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tulangbawang (Tuba), secara marathon mendatangi seluruh kantor Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019.

Bawaslu Imbau Caleg Sebar APK dan Bahan Kampanye Sesuai Peraturan PKPU-Perbawaslu
tribun lampung/anung bayuardi
Ilustrasi - alat peraga kampanye 

Laporan Reporter Tribun Endra Zulkarnain

TULANGBAWANG, TRIBUN- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tulangbawang (Tuba), secara marathon mendatangi seluruh kantor Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019.

Lembaga pengawas ini memberikan sinyal agar para caleg tidak melakukan pelanggaran dalam pemasangan dan penyebaran alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye.

Anggota Bawaslu Tuba Kordiv Pencegahan Hubungan masyarakat dan Antar Lembaga (PHL) Desy Triyana, menyebut bahwa lembaganya akan konsen dan intensif dalam melakukan pencegahan dan pengawasan seluruh APK.

"Kami datangi seluruh kantor Parpol. Menyampaikan secara lisan, memberikan imbauan dan pencegahan. Agar para caleg menyebar APK dan bahan kampanye sesuai dengan Peraturan PKPU dan Perbawaslu," terang Desy, Kamis (18/10).

Pengawas Srikandi ini menambahkan, dalam PKPU dan Perbawaslu telah mengatur tentang tata cara pemasangan dan penyebaran APK dan bahan kampanye secara benar.

Titik lokasi yang dilarang dan lokasi yang diperbolehkan.

"APK dan bahan kampanye dilarang dipasang atau ditempel di lembaga pendidikan, rumah ibadah, sarana dan prasarana publik, jalan bebas hambatan,taman dan pepohonan," terangnya.

Dia menegaskan, Bawaslu Tuba dan jajaran akan melakukan pengawasan secara bertahap.

Bawaslu akan melakukan inventarisasi terhadap APK dan bahan kampanye para caleg yang melanggar.

Nantinya akan diproses dan diancam pelanggaran administratif.

"Panwaslucam bersama Panwaslu Kelurahan akan mencatat APK dan bahan kampanye yang melanggar. Selanjutnya akan kami proses sesuai dengan tingkat pelanggarannya," tandasnya. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved