Tribun Metro

Sepekan Tiga Kebakaran, Warga Metro Diingatkan Waspada Penggunaan Api dan Listrik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro ingatkan warga waspada menggunakan api dan listrik selama musim kemarau.

Sepekan Tiga Kebakaran, Warga Metro Diingatkan Waspada Penggunaan Api dan Listrik
Petugas pemadam kebakaran memadamkan rumah terbakar di Metro 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro ingatkan warga waspada menggunakan api dan listrik selama musim kemarau. Pasalnya, dalam sepekan terjadi tiga peristiwa kebakaran di Kota Metro.

Sekretaris BPBD Eko Budi Saputro mengatakan, meskipun pihaknya lebih fokus kepada penaganan kebakaran hutan dan lahan, namun ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hal-hal yang berkaitan dengan api.

Baca: Kebakaran Hebat Hanguskan Minimarket di Aceh Timur, Satu Keluarga Tewas

"Kebakaran ini menganggu, mengancam hajat orang banyak, dan dapat menimbulkan kerugian. Jadi harus waspada. Apalagi musim kemarau begini, api dengan mudahnya menjalar. Ditambah angin semakin cepat," bebernya, Jumat (19/10).

Baca: 1.217 Warga Metro Belum Perekaman e-KTP

Karenanya, ia mengingatkan, warga yang tengah memasak atau membakar, jangan sampai meninggalkan kompor dan api dalam keadaan menyala. Kalaupun terpaksa, harus dimatikan terlebih dahulu.

"Ibu-ibu yang tengah masak, jangan sampai meninggalkan kompor dalam keadaan menyala. Misalkan memang lagi gendong anak atau masih nidurin anak, pokoknya matikan dulu. Baru nanti lanjut masak lagi. Karena ini biasanya keteledoran," jelasnya.

Selain itu, kabel listrik, lilin saat mati lampu, maupun puntung rokok harus diperhatikan. Memang terlihat seperti hal sepele, tapi efek yang ditimbulkan bisa sangat fatal dan berbahaya. Hingga mengalami kerugian materi.

Dengan demikian, waspada dan cek ricek menjadi kunci untuk menghindari bencana atau musibah. Selain itu, perlu juga dipahami pemilik rumah cara pencegahan jika ada api atau kebakaran kecil sebelum membesar.

"Misal memadamkan api dengan handuk atau karung basah atau dengan pasir. Kalau harus mempunyai alat pemadam, sesuaikan dengan kemampuan saja, itu kan mungkin berat. Minimal ada yang tahu caranya memadamkan api. Kalau korsleting listrik, jangan disiram air, nanti malah nyetrum, tapi matikan arus," imbuhnya.

Adapun peristiwa kebakaran dalam sepekan terakhir yang terjadi di Kota Metro adalah di kios Jalan AR Prawira Negara pada 10 Oktober. Kemudian rumah warga Kelurahan Margodadi dan lahan kosong dekat SMAN 6 Kelurahan Rejomulyo pada 17 Oktober.

BACA BERITA TERBARU METRO LAINNYA DI SINI

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved