Tribun Metro

672 KK di Metro Belum Punya Jamban, Pemkot Akan Entaskan Tahun Depan

Saat ini, masih ada sekitar 672 Kepala Keluarga (KK) yang tak memiliki jamban di wilayah setempat.

672 KK di Metro Belum Punya Jamban, Pemkot Akan Entaskan Tahun Depan
ILUSTRASI - Utusan Kedutaan Belanda melihat hasil pembuatan jamban sehat oleh masyarakat Pringsewu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memrogramkan pengentasan jamban selesai pada 2019. Saat ini, masih ada sekitar 672 Kepala Keluarga (KK) yang tak memiliki jamban di wilayah setempat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangkit Haryo Utomo mengatakan, pengentasan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) akan dianggarkan pada APBD 2019.

Baca: Sepekan Tiga Kebakaran, Warga Metro Diingatkan Waspada Penggunaan Api dan Listrik

"Pemkot Metro akan membangun jamban bagi warga yang belum memilikinya. Kita juga menargetkan tahun depan sudah terbebas dari BABS. Sekaligus kondisi sanitasi dasar mencapai 100 persen," ungkapnya, Minggu (21/10).

Ia mengaku, dari hasil survei, sanitasi dasar atau terkait jamban, di Bumi Sai Wawai sudah mencapai 94 persen, atau di atas Kota Bandar Lampung yang terdata 91 persen. Karenanya, harus dilakukan upaya untuk bisa mencapai 100 persen pada tahun depan.

Baca: 15 Aset Milik Pemkot Metro Belum Bersertifikat

"Harapan kita terbebas dari BABS. Tapi dibutuhkan juga sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang air besar sembarangan lagi. Sehingga pembangunan akan sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat," ungkapnya.

Wali Kota Achmad Pairin sebelumnya telah mengintruksikan RT/RW mendata warganya yang belum memjiliki jamban keluarga. Pemkot akan merampungkan secara terpadu, dengan melibatkan Dinas sosial, Dinas kesehatan, dan Dinas PU.

"Tiap dinas memiliki tugas masing-masing, serta program yang sudah direncanakan. Seperti sanitasi sehat, pembangunan drainase dan jalan, serta program bedah rumah. Kita juga mengalokasian dana khusus untuk pengadaan WC dan MCK," tuntasnya.

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved