Masih Jadi Misteri, Mengapa Bulu Ketiak Tak Pernah Sepanjang Rambut Kepala?

Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa bulu ketiak tidak tumbuh terus sampai gondrong seperti halnya rambut di kepala?

Masih Jadi Misteri, Mengapa Bulu Ketiak Tak Pernah Sepanjang Rambut Kepala?
Salah satu model wanita berbulu ketiak tampil di iklan komersial label lingerie. (METRO.CO.UK) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa bulu ketiak tidak tumbuh terus sampai gondrong seperti halnya rambut di kepala? 

Berikut ini adalah penjelasan ilmiahnya.

Baca: Jangan Anggap Sepele, Mencukur Bulu Ketiak dengan Cara Begini Picu Tumbuhnya Bisul

Hal tersebut sebenarnya didasari dari asal usul rambut itu sendiri, maksudnya adalah di dalam folikel.

Setelah itu, folikel akan menghasilkan sel-sel baru untuk jangka waktu tertentu. Namun hal ini tergantung di mana rambut tersebut tumbuh.

Periode ini disebut dengan fase pertumbuhan dan akan berhenti dalam jangka waktu tertentu, atau biasa disebut dengan fase istirahat. Setelahnya, fase pertumbuhan dan fase istirahat akan kembali terulang kembali.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com pada Jumat (21/10/2018) dari How Stuff Works, saat folikel rambut memasuki fase istirahat, batang rambut patah, sehingga rambut yang ada akan jatuh dan digantikan dengan yang baru.

Baca: Ini Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami

Waktu yang dibutuhkan rambut inilah yang kemudian seakan mengontrol panjang maksimum suatu rambut.

Sel-sel bulu ketiak akan diprogram untuk berhenti tumbuh setiap beberapa bulan, sehingga rambut di lengan manusia juga tetap pendek sama seperti bulu di ketiak.

Sementara itu, folikel rambut pada kepala manusia diprogram untuk membiarkan rambut tumbuh selama bertahun-tahun, sehingga rambut pada kepala manusia bisa tetap terus tumbuh.

Selain manusia, binatang juga memiliki folikel rambut yang menyinkronkan fase istirahat sehingga semua folikel memasuki fase istirahat sekaligus yang membuat rambut rontok secara bersamaan.

Baca: Ada-ada Saja, Artis Seksi Ini Warnai Bulu Ketiak dengan Nuansa Pink!

Contohnya, di waktu tertentu rambut anjing bisa rontok dengan jumlah yang cukup banyak.

Selain anjing, banyak hewan yang dapat mengganti zat pewarna rambut di folikel rambut.

Sehingga pada saat musim panas, rambut akan bewarna cokelat (berpigmen dengan melanin) dan saat musim dingin tidak berpigmen, sehingga warna rambutnya menjadi putih. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Tubuh Manusia: Alasan Bulu Ketiak Tidak Bisa Sepanjang Rambut"

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved