Tribun Tanggamus

2 Alat Berat Diterjunkan Evakuasi Longsor di Cukuh Balak

Ia menjelaskan, longsoran tebing terparah terjadi di Pekon Doh. Karena di sana ada lima titik, dan dua titik yang masih ditangani.

2 Alat Berat Diterjunkan Evakuasi Longsor di Cukuh Balak
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Upaya evakuasi material longsor di Cukuh Balak. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dua alat berat diterjunkan untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi jalan lintas kecamatan di Pekon Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Rabu, 31 Oktober 2018.  

Sekretaris Kecamatan Cukuh Balak Jalaludin mengatakan, alat berat berupa ekskavator tersebut milik BPBD Tanggamus dan sebuah perusahaan tambak udang. 

"Dua alat berat ini untuk singkirkan material longsor di dua titik. Sebab, sementara akses jalan lintas Kecamatan Cukuh Balak belum bisa dilalui," ujar Jalaludin.

Ia menjelaskan, longsoran tebing terparah terjadi di Pekon Doh. Karena di sana ada lima titik, dan dua titik yang masih ditangani. 

Menurut Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus Hailimi, jika tidak turun hujan, upaya menyingkirkan material longsor bisa selesai sehari.

Baca: Longsoran Tebing Isolasi Akses Limau-Cukuh Balak

"Dari semalam kami sudah bekerja singkirkan material longsor, dan siangnya berlanjut ke titik lainnya yang terkena longsor," ujar Hailimi.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 10 titik longsoran tebing menutupi akses jalan lintas dari Kecamatan Kota Agung Timur hingga Kecamatan Cukuh Balak

Longsornya tebing terjadi karena hujan deras yang melanda lokasi sejak Senin (29/10) malam sampai Selasa (30/10) pagi.

Titik longsor tersebar merata, mulai dari Pekon Sukabanjar di Kecamatan Kota Agung Timur; Pekon Ketapang, Tegineneng, Tanjung Jaya di Kecamatan Limau; sampai Pekon Putih Doh di Kecamatan Cukuh Balak

Halaman
12
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved