Penerimaan CPNS 2018

Tes SKB CPNS di Metro Dijadwalkan 22-28 November

Para pelamar CPNSD yang lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) wajib kembali mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Tes SKB CPNS di Metro Dijadwalkan 22-28 November
Kepala BKPSDM Metro Welly Adiwantra saat memantau peserta yang akan mengikuti tes CPNS di Wisma Haji Al Khairiyah, Rabu (31/10) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Para pelamar CPNSD yang lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) wajib kembali mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes dijadwalkan mulai 22 hingga 28 November.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Metro Welly Adiwantra mengatakan, saat ini zona II tengah menjalani tes SKD dari enam kabupaten/kota hingga 17 November mendatang.

Baca: Yuk Dicek, Ini Jadwal Terbaru Tes CPNS Formasi Bandar Lampung

"Metro ada 5.378 yang ikut. Kemarin ada dua sesi. Kita dan Lampung Tengah yang banyak. Jadi untuk Metro tes sampai Jumat besok. Kalau yang tidak ikut tes masih kita data, biasanya pada akhir sesi baru kita totalkan," bebernya, saat memantau pelaksanaan tes di Wisma Haji Al Khairiyah, Rabu (31/10).

Welly menjelaskan, para peserta yang lolos passing grade SKD akan kembali menjalani tes SKB. Perbedaannya, SKB lebih spesifik dan detail terkait bidang-bidang yang dilamar para peserta. Ia mencontohkan dokter, maka keilmuan kedokteran yang diuji.

Baca: 297 Peserta Tes CPNS 2018 di Pemprov Lampung Dinyatakan Gugur

"Nah, kalau soal tempat, itu kita masih menunggu dari BKN. Karena ini melihat jumlah peserta yang lulus SKD itu berapa. Seperti Mesuji itu, dari sekitar 3.000-an pelamar, yang lulus SKD hanya sekitar dua atau tiga persennya. Cuma 63 peserta yang lolos ke SKB," ungkapnya.

Ia mengaku, jika jumlah peserta yang lolos SKD terbilang kecil atau sedikit, maka kemungkinan lokasi tes akan berpindah. Tapi itu pun masih menunggu keputusan BKN. Dan masih dimungkinkan tes SKB dilaksanakan di Wisma Haji Al Khairiyah.

"Ya nunggu total berapa peserta yang lolos nanti tergantung kebijakan panitia pusat. Intinya kami mengikuti. Kalau tes cuma dua itu saja. SKD dan SKB. Jadi tidak ada wawancara. Dan bisa saja walaupun formasinya ada, kalau tidak ada yang lewat passing grade, tidak ada yang lulus. Karena sekarang bukan perankingan, tapi passing grade," imbuhnya.

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved