Tribun Lampung Utara

Yudian Komandoi PMII Lampura 2018-2019

Pengurus cabang pergerakan mahasiswa Islam Indonesia, masa khidmat 2018-2019 dilantik, di gedung KORPRI Kotabumi.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung/Anung
Pengurus cabang pergerakan mahasiswa Islam Indonesia, masa khidmat 2018-2019 dilantik, di gedung KORPRI Kotabumi, Senin (31/10). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pengurus cabang pergerakan mahasiswa Islam Indonesia, masa khidmat 2018-2019 dilantik, di gedung KORPRI Kotabumi, Senin (31/10). Sebagai ketua Yudian Patria, Sekretaris Afat Satria, Bendahara Alinizar.

Ketua pelaksana Diyan Kurniawan mengatakan Indonesia memasuki pasar bebas, karena itu kader PMII memegang teguh profesionalitas, akan menjaga NKRI.

Yudian mengatakan bidang keamanan di kabupaten Lampura, bersama bersinergi menjaga keamanan.

Baca: Kapolres Lampura Pimpin Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat

Dibidang Keagamaan banyak isu yang beredar, di sinilah PMII wadah untuk menjaga kondusivitas.

PMII netral, tetapi siap mengawal pelaksanaan pemilihan presiden sekaligus legislatif yang diselenggarakan pada 17 April 2019. Bersinergi dengan masyarakat, memajukan kabupaten Lampung Utara, bangsa dan negara.

Ketua IKatan keluarga alumni PMII Lampung Utara, Herman Ali mengatakan kader harus berkomitmen terhadap organisasi, kemudian jangan merusak PMII. “Selaku ketua IKA PMII selamat kepada pengurus PMII tahun 2018-2019,” katanya.

Wakil sekretaris jendral bidang hubungan lembaga Defi Mulyadi mengatakan salam pergerakan mengartikan siap bagi kader.

Hari ini cabang dihadapkan perpolitikan, semua di masukkan politik, seperti agama. Semangat kebangsaan, datang dari NU. Kebangkitan pemikiran dari kader muda dari kader NU. Satu satunya PMII yang jadi kader NU. Berangkat dari tema, keteguhan dan komitmen siap sejak berdiri. Profesionalitas perlu di bangun.

Kader harus responsif perubahan zaman, seperti mendirikan taman bacaan ini merupakan pergerakan perubahan zaman. Tetapi tidak meninggalkan gerakan dasar PMII.

Gerakan PMII bukan hanya sekadar demo. Berangkat dari, kritik untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah. PMII netral dalam pelaksanaan pemilihan presiden ataupun pemilihan anggota calon legislatif. Pemilih pemula sebanyak 30 persen, kebanyakan mahasiswa. Karena itu, harus dikawal sebab kebanyakan kader PMII merupakan mahasiswa.

Akan melaksanakan pelatihan kader PMII di Jerman, yang sebelumnya dilakukan di Maroko. Berharap kerjasama antara pengurus cabang dan pengurus besar.

Plh Sekda, Sofyan mengatakan PMII diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah, dengan memberdayakan semua potensinya. Mahasiswa nantinya menjadi pelaku pembangunan, tentunya diantara salah satu kader PMII dapat berperan sebagai pemimpin, yang melanjutkan pembangunan bangsa khususnya kabupaten Lampung Utara. “Karena itu kita meningkatkan kualitas sebagai generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Dalam pembangunan daerah PMII turut berperan dalam mendorong majunya kabupaten Lampung Utara, menjadi masyarakat yang agamis dan bermartabat. “Kita bersama melanjutkan pembangunan di Lampung Utara,” katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved