Tribun Tanggamus

Pagar Lapas Way Gelang Berisi 404 Narapidana Roboh

Pagar tembok belakang Lapas Way Gelang roboh pada Selasa, 30 Oktober 2018 akibat hujan selama sehari semalam.

Pagar Lapas Way Gelang Berisi 404 Narapidana Roboh
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Pagar Lapas Way Gelang roboh akibat hujan, Selasa, 30 Oktober 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Pasca robohnya dinding pagar belakang, pihak Lapas Kelas IIB Way Gelang, Kota Agung Barat, Tanggamus membangun pagar sementara. 

Pagar sementara berbahan seng dan kayu.

Peristiwa robohnya pagar lapas juga sudah dilaporkan ke Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI. 

"Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung diwakili Kepala Divisi Pemasyarakatan Edi Kurniadi dan Kepala Divisi Administrasi Agung Budiyanto mengunjungi lapas untuk lihat kondisi tembok yang roboh," terang Kepala Lapas Way Gelang Sohibur Rachman, Kamis, 1 November 2018.

Kanwil Kemenkumham Lampung menyarankan agar Lapas Way Gelang meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan pada waktu kritis saat ini akibat tembok roboh. 

Baca: Edarkan Sabu, Napi Lapas Way Gelang Dicabut Hak Remisi dan Cuti Jelang Bebas

Kemudian diminta berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tanggamus untuk membantu membuat rencana perbaikan serta biaya yang dibutuhkan.

Hasil dari itu kirimkan ke Kanwil Hukum dan HAM Lampung, dan secepatnya juga mengirimkan surat secara resmi sebagai laporan, dan mengajukan usulan perbaikan tembok pagar lapas ke pusat.

Pagar tembok belakang Lapas Way Gelang roboh pada Selasa, 30 Oktober 2018 akibat hujan selama sehari semalam.

Robohnya pagar disebabkan tanah yang labil. 

Baca: Terjaring Razia, Napi Lapas Way Gelang Kedapatan Miliki 60 Gram Sabu

Panjang pagar yang roboh mencapai 37 meter dan tinggi empat meter.

Saat pagar roboh menimbulkan suara cukup keras. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sebanyak 404 warga binaan juga dalam keadaan sehat dan lengkap.

Menurut Kasi Pembinaan Lapas Way Gelang Ferdika Candra, polisi dan TNI turut membantu pengamanan darurat di lapas saat ini.

Sebab, jika hanya mengandalkan petugas lapas sangat mengkhawatirkan. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved