Tribun Metro

Viral di Facebook, Isu Penculikan Dua ABG di Metro Pusat Dipastikan Hoaks

isu dugaan penculikan dua kakak adik di Metro Pusat yang sempat jadi perbincangan di Facebook duipastikan berita bohong alias hoaks

Viral di Facebook, Isu Penculikan Dua ABG di Metro Pusat Dipastikan Hoaks
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK BERBINCANG - Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Umi Fadilah Astutik berbincang dengan orangtua kedua anak yang sempat dilaporkan hilang saat konpers di Mapolres Metro 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Kepala Polres Metro Ajun Komisaris Besar Umi Fadilah Astutik memastikan isu dugaan penculikan dua kakak adik di Metro Pusat yang sempat jadi perbincangan di Facebook adalah berita bohong alias hoaks.

"Jadi, dua anak yang dikabarkan hilang bukanlah karena diculik. Tapi pergi dari rumah untuk bermain. Beberapa hari lalu beredar informasi hilang dua anak perempuan Oki Arun Sasi (16) dan Okti Mustika Sari (14) di media sosial Metro," ujarnya di Mapolres Metro, Jumat (2/11).

Baca: 4 Pelaku Penyebar Hoaks Penculikan Anak Diciduk, Polisi Beber Profesinya

Dijelaskannya, kronologis yang terjadi sesungguhnya Oki dan Okti bertempat tinggal di Jalan Benteng Kelurahan Hadimulyo Timur, Metro Pusat.

Senin 29 Oktober, orangtua Oki dan Okti meninggalkan anaknya untuk bekerja. Selasa 30 Oktober sekira jam 05.30 WIB Oki dan Okti tidak ada di rumah.

"Nah, orangtuanya, sempat menunggu dan mencari namun tidak juga ditemukan. Akhirnya malaporkan kejadian ke Polsek Metro Pusat karena ditakutkan kini sedang marak berita kasus penculikan anak," bebernya.

Padahal, terus Umi, dari keterangan orangtua, Oki bersama adiknya sering pergi meninggalkan rumah hingga berhari-hari tanpa pamit.

"Jadi panik karena berita kasus penculikan anak. Oki dan Okti ditemukan pada Kamis 1 November oleh anggota Satpol PP di Taman Merdeka. Lalu dibawa pulang

Baca: Hoaks Isu Penculikan Anak di Bandar Lampung dan 3 Kota Lain, Faktanya Ternyata . . .

Sementara Sri Hariyati (44), ibu kandung keduanya menerangkan, sebelum pergi bekerja ia telah menasehati agar anaknya tidak pergi dari rumah.

Tapi, saat dirinya pulang keduanya tidak di rumah dan tidak ada barang yang dibawa.

"Kalau Arun itu sering pergi tidak pamit ya pergi gitu aja, nanti kalau tidak dicari bapaknya ya tidak pulang. Kalau adiknya baru ini pergi. Cuma di Taman Metro itu, setiap pergi-pergi pasti ke sana. Iya kita sudah tahu. Tapi yang kita takutkan yang kecil ini, karena dia kan tidak pernah pergi. Kita dengar berita penculikan itu," katanya lagi. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved