UMK 2019

Baru Tiga Daerah di Lampung Setor Draf UMK 2019

Kemenaker telah menetapkan kenaikan upah minimum 2019 sebesar 8,03 persen dari upah minimum tahun 2018.

Baru Tiga Daerah di Lampung Setor Draf UMK 2019
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Buruh Karya Utama-Konfederasi Serikat Nasional (FKBU-KSN) berunjuk rasa di depan kantor Pemkot Metro, Senin, 6 November 2017. Unjuk rasa ini terkait penetapan UMP Lampung dan UMK Metro. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG NOVAL ANDRIANSYAH

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan kenaikan upah minimum tahun 2019 sebesar 8,03 persen dari upah minimum tahun 2018. Baik Upah Minimum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Di Lampung, sejauh ini baru tiga kabupaten/kota yang mengajukan usulan UMK 2019.

Kasi OPP dan LHI Disnakertrans Lampung Henny S Mumpuni mengungkapkan, satu dari tiga daerah tersebut adalah Bandar Lampung yang mengusulkan angka UMK 2019 sebesar Rp 2.445.141,15.

Dua daerah lainnya adalah Lampung Tengah yang mengajukan UMK 2019 sebesar Rp 2.250.956,70 dan Metro Rp 2.242.540.

"Sementara, baru tiga daerah yang sudah mengajukan draf UMK 2019. Daerah lainnya, belum," jelas Henny, Selasa (6/11/2018).

"Khusus daerah yang belum ada dewan pengupahan, maka akan mengikuti UMP Lampung. Jadi, ketika UMP sah, otomatis daerah yang belum ada dewan pengupahan akan mengikuti," imbuhnya.

Menurut Henny, batas akhir kabupaten/kota yang memiliki dewan pengupahan untuk mengusulkan UMK 2019 adalah 21 November 2018.

Sementara itu, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo telah menyetujui besaran UMP Lampung 2019 sebesar Rp. 2,240,646.84.

"Saya setuju selama sesuai prosedur dan mekanisme yang ada," kata Ridho melalui rilis belum lama ini.

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved