Sepanjang 2018, Polda Lampung Ungkap 1.500 Kasus Narkoba dan Tangkap 2.000 Tersangka

Shobarmen menjelaskan, sepanjang 2018 pihaknya sudah membongkar 1.500 kasus narkoba dengan menangkap hampir 2.000 tersangka.

Sepanjang 2018, Polda Lampung Ungkap 1.500 Kasus Narkoba dan Tangkap 2.000 Tersangka
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Direktur Resnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Shobarmen menjelaskan perihal perkembangan temuan ganja tak bertuan seberat 700 kg, Senin, 5 November 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Beberapa waktu lalu, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyebutkan bahwa dari hasil analisis dan evaluasi (anev) ada kecenderungan peningkatan permintaan narkoba di akhir tahun.

Direktur Reserse Nakoba Polda Lampung Kombes Pol Shobarmen pun mengakui, di akhir tahun permintaan dan penggunaan narkoba bisa meningkat.

"Bisa saja karena momen jelang tahun baru itu selalu dirayakan dengan pesta pora dengan sukacita, dan banyak lokasi yang dijadikan untuk tempat bergembira," bebernya, Selasa, 6 November 2018.

Adapun, kata Shobarmen, lokasi yang cenderung digunakan adalah tempat hiburan.

Baca: BREAKING NEWS - Disebut Edarkan Narkoba dan Masukkan Wanita ke Lapas Kalianda, Marzuli Hanya Membisu

Baca: BREAKING NEWS - Ditresnarkoba Polda Lampung Cari Benang Merah Temuan 2 Paket Ganja 700 Kg

"Itu memang wilayah rentan penikmat narkoba," tukasnya.

Shobarmen menjelaskan, sepanjang 2018 pihaknya sudah membongkar 1.500 kasus narkoba dengan menangkap hampir 2.000 tersangka.

"Dan ini meningkat dari tahun kemarin, yang mana tercatat ada 1.200-an kasus," ungkapnya.

Dengan adanya peningkatan itu, Shobarmen mengaku telah melakukan langkah-lagkah antisipasi dengan upaya pencegahan, seperti melakukan upaya penangkapan dan pemberantasan secara terus-menerus.

"Pencegahan kami lakukan dengan sifatnya sosialisasi pemahaman kepada masyarakat," tegasnya.

Khusus untuk menghadapi permintaan yang besar pada akhir tahun ini, Shobarmen pun mengaku akan melakukan razia besar-besaran di tempat hiburan.

"Jadi ada razia lebih gencar lagi, secara besar khususnya di tempat hiburan," tandasnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved