Alasan Permohonan Justice Collaborator Zumi Zola Ditolak KPK

Jaksa menilai, Zumi tidak memenuhi syarat sebagai saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

Alasan Permohonan Justice Collaborator Zumi Zola Ditolak KPK
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Zumi Zola mengenakan rompi tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/4/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Upaya Zumi Zola untuk mendapatkan keringanan hukuman tak membuahkan hasil.

Itu setelah permohonan justice collaborator yang diajukan oleh gubernur Jambi nonaktif itu ditolak oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apa alasan jaksa KPK menolak permintaan Zumi Zola?

Jaksa menilai, Zumi tidak memenuhi syarat sebagai saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

"Bahwa terdakwa adalah pihak yang paling bertanggung jawab dalam perkara, baik sebagai penerima gratifikasi maupun sebagai pemberi suap terkait pengesahan APBD Tahun Anggaran 2017 dan APBD Tahun Anggaran 2018," ujar jaksa Arin Karniasari saat membacakan amar tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Menurut jaksa, keterangan yang disampaikan Zumi dalam penyidikan dan persidangan juga belum signifikan untuk membongkar pelaku atau kasus korupsi lainnya.

Baca: Terima Gratifikasi Rp 40 Miliar Lebih, Zumi Zola Dituntut 8 Tahun Penjara Plus Denda Rp 1 Miliar

"Apabila keterangan terdakwa tersebut cukup berguna untuk pembuktian perkara lainnya yang dilakukan di kemudian hari, maka terhadap terdakwa tersebut dapat dipertimbangkan untuk diberikan surat keterangan bekerja sama dengan aparat penegak hukum," papar jaksa.

Dituntut 8 Tahun Penjara

Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola mendapat tuntutan cukup berat dari jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan artis itu tidak hanya dituntut delapan tahun penjara.

Halaman
123
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved