Guru SD Bolos Kerja Bertahun-tahun lalu Palsukan Kematiannya, Raup Uang Tunjangan Rp 438 Juta

Guru SD Bolos Kerja Bertahun-tahun lalu Palsukan Kematiannya, Raup Uang Tunjangan Rp 438 Juta

Guru SD Bolos Kerja Bertahun-tahun lalu Palsukan Kematiannya, Raup Uang Tunjangan Rp 438 Juta
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN - Demseria terduduk lesu sambil menyeka air matanya pakai tisu di ruang Pidsus Kejari Binjai, Rabu (7/11/2018) 

Guru SD Bolos Kerja Bertahun-tahun lalu Palsukan Kematiannya, Raup Uang Tunjangan Rp 438 Juta

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BINJAI - Demseria Simbolon, seorang guru SD di Kota Binjai ditangkap karena bolos kerja, namun tetap menerima gaji sejak tahun 2010.

Tidak hanya bolos, Demseria Simbolon juga bahkan memalsukan kematianya demi mendapatkan dana kematian dari PT Taspen Medan.

Demseria ditangkap di Jawa Barat.

Baca: Fakta Baru Rekaman Pembicaraan Terakhir Pilot Lion Air JT610 Sebelum Jatuh Terungkap

Tim yang menjeputnya adalah Kasi Pidsus Kejari Binjai Asepte Gaulle Ginting, Herlina Sibombing dan M Roy Tambunan.

"Selasa semalam telah diamankan Demseria di perumahan Karang Anyer Blok D 16 Nomor 09 RT 005, RW 007 Cikarang Jawa Barat," kata Asepte Gaulle Ginting Rabu (7/11/2018)

Ketiganya terbang dari Cikarang menuju Kuala Namu dan langsung menuju Kantor Kejari Binjai sekitar pukul 15.30 WIB.

Setiba di Kejari Binjai, Demseria dan Jaksa yang menjemputnya masuk ke dalam ruang Kasipidsus Kejaksaan Binjai.

Langkah guru yang bekerja di SD SDN 027144  Binjai Utara ini goyah saat menaiki satu persatu anak tangga menuju ruangan Pidsus di lantai II.

Wajah perempuan berambut ikal ini tampak lesu.

Baca: Prabowo Pernah Tatap Muka dan Salaman dengan Putri Diana, Tutut Soeharto Ungkap Foto Ini

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved