Tribun Tanggamus

Hendak Selamatkan Diri, Seorang Nenek di Tanggamus Tewas Diterjang Banjir

Dari keterangan yang diperoleh, Biaci meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan diri dari terjangan banjir.

Hendak Selamatkan Diri, Seorang Nenek di Tanggamus Tewas Diterjang Banjir
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Banjir bandang menerjang Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus, Kamis, 8 November 2018. 

Ia mengaku, saat banjir warga berusaha menyelamatkan diri.

Mereka mengungsi ke lokasi yang airnya tidak terlalu tinggi.

Terlebih, banjir membawa material seperti potongan kayu dan lainnya yang membahayakan. 

Baca: BREAKING NEWS - Banjir di Rangai Tritunggal Diduga Akibat Tersumbatnya Saluran Air

Ketinggian banjir berkisar 1 meter sampai 1,8 meter.

Ada juga lebih dari itu di titik terendah.

Sejak air mencapai ketinggian 1 meter dan diperkirakan naik, warga langsung mengungsi.

Informasi sementara, banjir terjadi di Dusun Sukajadi dan Tanjung Iman.

BPBD Tanggamus mengirimkan bantuan bagi korban banjir bandang di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kamis, 8 November 2018.
BPBD Tanggamus mengirimkan bantuan bagi korban banjir bandang di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kamis, 8 November 2018. (Tribun Lampung/Tri Yulianto)

Banjir juga merusak jembatan penghubung antara Pekon Umbar dengan Dusun Sukajadi.

Jembatan di Dusun Sabar Menanti juga putus terbawa arus, berikut jalan penghubungnya. 

Baca: Wabup Tinjau Banjir di Wonosobo dan Kota Agung Barat

Pekon Sabar Menanti masih terisolasi karena terputusnya jembatan penghubung.

Akses ke Kelumbayan via Cukuh Balak juga terputus.

Untuk menuju Kelumbayan hanya bisa ditempuh lewat Bandar Lampung dan Pesawaran. 

BPBD Tanggamus sudah mulai menyalurkan bantuan.

Bantuan tersebut dikirim dari Bandar Lampung.

Tim gabungan juga sudah turun guna menangani banjir. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved