Tribun Bandar Lampung

Mengidap Penyakit Aneh, Sekujur Tubuh Wanita di Bandar Lampung Menghitam Pascaoperasi Caesar

Dari pantauan Tribun Lampung, kelopak mata Trimulyani terus terbuka karena kulit dahi yang mengeras.

Mengidap Penyakit Aneh, Sekujur Tubuh Wanita di Bandar Lampung Menghitam Pascaoperasi Caesar
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Trimulyani (38), warga Jalan Pangeran Antasari, Gang MAN I, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, mengidap penyakit aneh. Sekujur tubuhnya menghitam dan terasa gatal. 

Akibatnya, ia tak bisa menggerakkan tangan maupun kakinya.

"Gatel, pengen digaruk," ungkap Tri saat dikelilingi anggota keluarganya, Kamis, 8 November 2018.

Lina (31), keponakan Trimulyani, menuturkan, kejadian ini bermula saat korban menjalani operasi caesar pada Agustus 2018 lalu.

"Jadi bibi saya ini hamil, tapi (bayinya) meninggal di kandungan. Akhirnya harus dikeluarkan daripada meracuni. Awalnya diinduksi. Tapi, gak mampu. Akhirnya caesar bulan Agustus lalu," bebernya.

Sebulan pascaoperasi, kata Lina, terlihat hal yang aneh pada bibinya.

"Sebulan kemudian gatal katanya. Kayak di dalam tulang gremet-gremet kayak cacar. Kemudian baru dua minggu melepuh," jelasnya.

Baca: Rumah Pembuat Petasan Meledak, 2 Balita Meninggal dengan Tubuh Menghitam

Lina mengibaratkan bibinya seperti timun suri matang. Kalau sudah kering, kulitnya pecah dan akan basah lagi.

"Sudah dibawa berobat ke beberapa rumah sakit, tapi tetap aja. Kami pasrah saja," ucapnya.

Sementara suami Trimulyani, Marzuki Rohani (48), mengaku bingung mencari jalan keluar atas kondisi yang dialami sang istri.

"Untuk biaya, memang agak kesulitan. Ini saya usahakan pakai BPJS," ucap pria yang berprofesi sebagai penjaga gudang ini sembari menangis.

Marzuki sudah meminta surat keterangan surat tidak mampu kepada pamong setempat.

"Saya buat surat tidak mampu karena khawatir kalau tidak mencukupi uangnya saat akan berobat," tandasnya.

Belum selesai bercerita, Marzuki tak kuasa menahan air mata meleleh di pipinya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved