Tribun Bandar Lampung

Oknum Dosen Minta Pegawai Puskom Unila Ubah Nilai SBMPTN dengan Bayaran Rp 110 Juta

Sebelum SBMPTN, Nilamto meminta uang kepada Widya sebesar Rp 110 juta sebagai jaminan.

Oknum Dosen Minta Pegawai Puskom Unila Ubah Nilai SBMPTN dengan Bayaran Rp 110 Juta
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Widya Krulinasari, oknum dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung, kembali menjalani persidangan kasus dugaan jual beli kursi kuliah di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis, 8 November 2018. 

"Lembar jawaban SBMPTN calon mahasiwa yang dijawab itu pasti dikirim oleh rektor ke Kemenristek Dikti untuk dinilai. Tapi, dikirim melalui komputerisasi di Unila. Dia (Nilamto) yang akan mengubah nilai," ungkapnya.

Sebelum SBMPTN, Nilamto meminta uang kepada Widya sebesar Rp 110 juta sebagai jaminan.

"Uang tersebut di luar uang buku tabungan yang berisi saldo Rp 175 juta. Ternyata (YS) tidak masuk, dan uang baru dikembalikan Rp 65 juta karena sisanya berada di tangan seseorang bernama Nilamto itu," bebernya.

Sementara kuasa hukum Widya Krulinasari, Yudi Yusnadi, menegaskan bahwa kliennya tidak menerima uang untuk jual beli bangku kuliah.

"Masalah uang itu sebenarnya klien saya tidak menerimanya. Karena klien saya hanya berperan sebagai penyambung antara korban dan orang yang bisa dimintai untuk memasukkan di kedokteran," ucapnya.

Adapun, terus Yudi, orang yang dimaksud bisa membantu itu adalah Nilamto, pegawai Puskom Unila.

"Sesuai dalam fakta persidangan, Nilamto dengan klien saya hanyalah sebatas kenal," tuturnya.

Terkait mahar jual beli kursi bangku kuliah, Yudi mengatakan bahwa ada sebagian uang, yakni Rp 175 juta dalam bentuk tabungan, akan diserahkan ke rektorat.

"Untuk Rp 175 (juta) lagi diserahkan kepada Nilamto. Jadi surat dakwaan yang di JPU itu sebenarnya tidak lengkap," tandasnya.

Baca: Sudah Diperingatkan karena Berkali-kali Jual Beli Kursi, Oknum Dosen Unila Tak Kapok

Mahar Rp 350 Juta

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved