Tribun Tanggamus

Tergiur Upah Rp 60 Ribu Sehari, Mat Yusuf Mau Disuruh Rawat Ladang Ganja

Ia mengaku tahu tanaman yang dirawatnya itu dilarang. Namun, ia mau melakukannya karena tergiur upah yang diberikan.

Tergiur Upah Rp 60 Ribu Sehari, Mat Yusuf Mau Disuruh Rawat Ladang Ganja
Dokumentasi Satnarkoba Polres Tanggamus
Penemuan kebun ganja di Talang Balak, Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur. 

Mat Yusuf mengaku tergiur merawat tanaman ganja milik Awi karena upah yang ditawarkan.

Setiap hari ia mengaku diupah sebesar Rp 60 ribu. 

"Kebun saya di sebelahnya. Sama-sama berkebun kami. Terus diajak mengurus tanaman itu (ganja) dan diupah sehari Rp 60 ribu," ujar Mat Yusuf.  

Ia mengaku tahu tanaman yang dirawatnya itu dilarang.

Namun, ia mau melakukannya karena tergiur upah yang diberikan.

Mat Yusuf mengaku diajari cara bercocok tanam ganja oleh Awi.

Baca: Simpan Tanaman Ganja Dalam Kamar Mandi, Warga Gisting Diciduk Polsek Talang Padang

Ganja Setinggi 2 Meter

Diberitakan sebelumnya, Polres Tanggamus kembali menemukan ladang ganja di wilayah hukumnya.

Kali ini, polisi mengungkap kebun ganja di Talang Balak, Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur. 

Menurut Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, kasus ini bermula dari informasi yang diterima petugas tentang adanya tanaman ganja di wilayah Pekon Sukabanjar, Minggu, 28 Oktober 2018.

Halaman
1234
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved