Tribun Tulangbawang Barat

Hindari Main Hakim Sendiri, Warga Tuba Tengah Jangan Terprovokasi Isu Penculikan Anak

Kompol Zulfikar meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi atas maraknya isu penculikan anak.

Hindari Main Hakim Sendiri, Warga Tuba Tengah Jangan Terprovokasi Isu Penculikan Anak
Cchrint
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Kapolsek Tulangbawang Tengah (TbT) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Kompol Zulfikar meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi atas maraknya isu penculikan anak.

Ini menyusul maraknya isu penculikan anak yang beredar di media sosial (medsos).
Zulfikar mengatakan, jangan sampai pula ada praktik main hakim sendiri terhadap orang yang diduga sebagai pelaku penculikan anak.

Baca: Sebar Hoaks Penculikan Anak, Wanita Muda Lampung Timur Diciduk Tim Cyber Crime Polda

Zulfikar mengatakan, salah satu tiyuh di wilayah hukumnya pernah menjumpai orang yang tidak dikenal pada 29 Oktober lalu. Masyarakat setempat menduga itu pelaku penculikan anak, seperti yang mereka ketahui di medsos.

"Contohnya di Tiyuh Panaragan Kecamatan TBT pernah kedatangan seorang wanita paruh baya yang pikun, mereka mengatakan kalau dia itu pelaku penculikan anak. Ibu itu memang benar-benar pikun, untung saja ibu itu tidak dipukuli warga karena diamankan kepala tiyuhnya," kata Zulfikar, Jumat (9/11).

Baca: Mangkir karena Sakit, Sanksi Berat Menanti 18 ASN di Tulangbawang Barat

Wanita paruh baya itu akhirnya dibawa ke mapolsek guna menghindari amukan massa. Setelah diperiksa wanita tersebut memang pikun.

"Di polsek dia dijemput keluarganya bersama Kepala Tiyuh Tirta Kencana. Kepala tiyuh dan pihak keluarga mengatakan kalau itu warganya yang memang sudah pikun dan setiap harinya ibu itu hobinya jalan," bebernya.

Baca: Kepincut Goa Kayu, Umar Ahmad Akan Sulap Jurang Segibew Jadi Destinasi Wisata

Kapolsek menambahkan, jika di tiyuh-tiyuh ada tamu tidak dikenal, baik pria ataupun wanita, diminta jangan main hakim sendiri.

"Jadi, berhati-hatilah kalau ada orang yang belum dikenal. Jangan sampai terprovokasi untuk memukuli atau menghakimi," harapnya.

"Bukan berarti masyarakat tidak harus waspada dengan apa yang sudah didengar lewat medsos tentang penculikan anak. Tapi cari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Kami harap bila ada orang yang dicurigai segera lapor agar segera kita tindak lanjuti, " pungkas Zulfikar. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved