Tribun Kampus

Kementerian Lingkungan Hidup: Kawasan Hutan Harus Diperhatikan

"Kawasan hutan perlu diperhatikan dan wilayah yang luas ini manfaat sosial ekonomi khususnya sekitar hutan harus dimanfaatkan,"

Kementerian Lingkungan Hidup: Kawasan Hutan Harus Diperhatikan
Tribunlampung/Bayu
Rektor Universitas Lampung Prof Hasriadi Mat Akin bersama narasumber berfoto bersama sebelum meninggalkan hotel Horison untuk melanjutkan kegiatan yang lainnya di kampus. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) menggelar seminar internasional Shield (Social, Humanities, Economics, Law dan Sustainable) ketiga.

Dalam seminar internasional tersebut, Staf Ahli Industri dan Perdagangan Internasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Laksmi Wijayanti menjadi pemateri.

Baca: Kali Ketiga Unila Gelar Seminar Internasional Shield

Dihadapan peserta seminar Shield di Hotel Horison, Jumat (9/11) Laksmi mengatakan kalau isu lingkungan hidup menjadi penting pada seminar kali ini.

Karena banyak tantangan yang berkelanjutan dengan fokus mengelola ekosistem dan ketahanan pangan.

Tak lain agar SDM (Sumber Daya Manusia) bisa memanfaatkan dan mendapatkan kawasan hutan terutama perubahan iklim.

Hal ini juga menjadi ancaman bagi seluruh negara yang sedang membangun.

"Kawasan hutan perlu diperhatikan dan wilayah yang luas ini manfaat sosial ekonomi khususnya sekitar hutan harus dimanfaatkan," katanya.

Apalagi saat ini Indonesia ada 120 juta kawasan hutan dan tantangan seluruh pemangku kepentingan keberlanjutan bagi kesejahteraan.

Selain dari pihak Kementerian Kementerian Lingkungan dan Kehutanan yang menjadi narasumber, ada juga Prof Ida Madieha dari Internasional Islamic University Malaysia.

Lalu Prof Hee Chan Lew dari Korea National University of Education (KNUE), Prof Hasan Fauzi dari Universitas Sebelas Maret dan Prof Edi Cahyono dari Universitas Halu Eleo.(byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved