Tribun Metro

Lokasi Shopping di Kota Metro akan Ditambah Rambu Lalu Lintas

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro akan menambah rambu lalu lintas (lalin) di sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah setempat.

Lokasi Shopping di Kota Metro akan Ditambah Rambu Lalu Lintas
Tribun Lampung/Anung
ILUSTRASI - Anggota polisi lalu lintas Polres Lampung Utara menunjukan pohon yang menutupi rambu lalu lintas, Kamis (12/2/2015). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro akan menambah rambu lalu lintas (lalin) di sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah setempat.

Kabag Lalulintas Dishub Metro Michel Suyono mengatakan, November ini akan ada penambahan rambu-rambu. Di antaranya di depan Shopping pada jalur yang telah dilebarkan dan dijadikan parkir.

"Kemudian ada juga di depan Chandra Supermarket. Chandra itu kan sebelumnya sudah ada rambu-rambu tapi hilang sejak dua tahun lalu. Dan itu nanti akan kita pasang lagi juga," ujarnya, Jumat (9/11).

Baca: Dapati Pengendara Langgar Rambu Lalu Lintas, Apa Tindakan Petugas?

Sedangkan untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas, pihaknya akan memasang rambu perboden pada jalur lambat. "Jadi nanti tidak ada kendaraan masuk ke jalur lambat. Karena menurut data unit laka, di sana banyak terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Metro AKP M Kasyfi Mahardika menambahkan, guna mengantisipasi hilangnya rambu lalu lintas akibat tangan jahil yang tidak bertanggungjawab, pihaknya bersama Pol PP akan selalu mengawasi.

"Kita sudah bekerjasama dengan satuan terkait, seperti Satpol PP untuk sama-sama mengawasi agar rambu ini tidak hilang lagi. Karena itu kan merupakan aset daerah," ujar Kasyfi, yang juga Ketua Ketua FLAJ Kota Metro.

Baca: 43 Pelanggar Lalu Lintas Ikut Sidang di Tempat

Sementara terkait CCTV di sejumlah titik rawan di Metro, dia mengatakan akan terealisasi pada tahun depan. "CCTV itu memang sudah kita ajukan kepada Dishub. Pengawasan arus lalu lintas. Nanti ditempatkan di pos Tugu Pena dengan pos simpang Santa Maria. Untuk rekayasa lalu lintas sudah fix seperti itu tinggal rambu-rambu," ujarnya.

Ia berharap media dapat berperan dalam menginformasikan ke masyarakat. secara khusus terkait penindakan setelah diberlakukannya aturan dari rambu. Ketua Komisi I DPRD Metro Basuki sepakat dengan rencana penambahan rambu pada titik-titik keramaian maupun yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Di belokan Tawes menuju lapangan kampus Iringmulyo itu kan dulu dipasang cermin. Tapi terus hilang. Padahal itu vital dan sangat membantu pengendara karena tikungan tajam. Kita minta dipasang lagi," tukasnya.

Pihaknya juga mengusulkan Dishub memasang rambu-rambu larangan parkir pada jalan protokol. Jika setelah dipasang masih ada pelanggaran, maka bisa ditindak. Karena jelas melanggar meski sudah ada peringatan.

"Dan kita harap, masyarakat tidak merusak maupun mengambil rambu lalu lintas. Kita pun sepakat jika ada tindakan bagi mereka yang merusak maupun mencuri fasilitas umum," tuntasnya. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved