Tribun Tulangbawang

Pembatasan Organ Tunggal Perlu Jaring Aspirasi Warga

Anggota DPRD Tuba Bambang Semedi mendukung langkah pembentukan perda pembatasan hiburan organ tunggal malam hari

Pembatasan Organ Tunggal Perlu Jaring Aspirasi Warga
net
Ilustrasi organ tunggal 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA  - Anggota DPRD Tuba Bambang Semedi mendukung langkah pembentukan perda pembatasan hiburan organ tunggal malam hari yang diwacanakan Polres Tuba.

Menurut Bambang, raperda tersebut mesti masuk dalam raperda usulan eksekutif.
"Kita setuju, eksekutif yang mengusulkan ke DPRD," kata Bambang, Jumat siang.

Baca: Winarti imbau semua ASN Lingkup Pemkab Tulangbawang Tegakkan Kedisiplinan.

Bambang mengatakan, dalam proses pembahasannya, raperda tersebut seyogyanya mesti menyerap aspirasi masyarakat.

Ini penting guna mendapat formulasi yang tepat dalam menelurkan perda pembatasan hiburan organ tunggal.

Baca: Telat Pembahasan, Pemkab Tulangbawang Pakai Perbup dalam Pelaksanaan APBD Perubahan Tahun 2019

Sehingga tidak menimbulkan perdebatan di masyarakat. "Dalam proses pembahasan raperda, DPRD perlu menjaring aspirasi masyarakat tentang subtansi perda tersebut, agar perda bisa diterima oleh semua pihak," terang politisi PDI Perjuangan ini.

Jaring aspirasi ini, kata Bambang, untuk mengetahui pendapat atau masukan dari masyarakat tentang jam hiburan.

"Termasuk jenis hiburan apa saja yang perlu dibatasi waktunya. Jangan sampai nanti ada perdebatan di masyarakat," tandas Bambang. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved