Usai Sindir Politikus Sontoloyo, Presiden Jokowi Kini Sebut Politikus Genderuwo

Usai Sindir Politikus Sontoloyo, Presiden Jokowi Kini Sebut Politikus Genderuwo.

Usai Sindir Politikus Sontoloyo, Presiden Jokowi Kini Sebut Politikus Genderuwo
Kompas.com
Presiden Jokowi saat datang ke Kantor Dirjen Pajak, Jumat (1/7/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID , TEGAL - Setelah sebelumnya sempat menyindir politikus yang tak beretika dengan sebutan "sontoloyo", Presiden RI Joko Widodo melontarkan sebutan " genderuwo".

Sebutan itu disematkan Jokowi untuk para politikus yang tidak beretika baik dan kerap menyebarkan propaganda untuk menakut-nakuti masyarakat.

Pasalnya, lanjut Jokowi, pada tahun politik seperti saat ini, banyak politikus yang pandai memengaruhi.

"Yang tidak pakai etika politik yang baik. Tidak pakai sopan santun politik yang baik. Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran," kata Jokowi saat membagikan 3.000 sertifikat tanah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).

Baca: Aset Zainudin Hasan di Campang Tiga Dipasang Plang KPK

Baca: Pura-pura Sakit, Pelajar Ini Gasak Motor Teman Kosnya Saat Ditinggal Pergi Sekolah

Tak hanya itu, menurut Jokowi, setelah menakut-nakuti rakyat, para politikus itu kerap membuat sebuah ketidakpastian dan menggiring masyarakat menuju ketakutan.

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Enggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti," ungkapnya.

"Jangan sampai seperti itu. Masyarakat ini senang-senang saja kok ditakut-takuti. Iya tidak? Masyarakat senang-senang kok diberi propaganda ketakutan. Berbahaya sekali," lanjut dia.

Jokowi berharap, propaganda ketakutan tidak lagi dilakukan untuk menciptakan suasana ketidakpastian dan menciptakan keraguan satu sama lain di tengah masyarakat.

Apalagi, lanjut dia, aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, kerukunan.

"Jangan sampai rugi besar kita ini, karena pas setiap lima tahun itu ada pilihan bupati, gubernur, wali kota ada terus. Jangan sampai (pecah) seperti itu," katanya.

Baca: Mukanya Jadi Sorotan, Intip Foto-foto Mayangsari saat Arisan Bareng Ibu-ibu Sosialita

Baca: Foto-foto Mewahnya Rumah Hotman Paris, Bandingkan dengan Villanya di Bali

Yuk, subscribe video YouTube Tribunlampung.co.id

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id, Jumat (9/11/2018), dengan judul: Presiden Jokowi: Politikus yang sering menakut-nakuti rakyat itu politikus genderuwo

Editor: Safruddin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved