Tribun Lampung Selatan

Tri Budianto Terus Kembangkan Kopi Robusta Gunung Rajabasa "Krakatoa Coffee"

Tri Budianto terus mengembangkan produk bubuk kopi robusta khas gunung Rajabasa yang diberinama dagang Krakatoa Coffee.

Tri Budianto Terus Kembangkan Kopi Robusta Gunung Rajabasa
Tribunlampung/Dedi
Kopi Robusta Gunung Rajabasa Krakatoa Coffee. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL –  Tri Budianto terus mengembangkan produk bubuk kopi robusta khas gunung Rajabasa yang diberinama dagang Krakatoa Coffee.

Pelaku usaha kecil yang tinggal di Pasuruan, Penengahan Lampung Selatan ini kini memiliki bebera varian produk bubuk kopi.

“Saat ini ada 4 varian bubuk kopi. Varian robusta pasak bumi, robusta aren, robusta rumput laut dan robusta original,” kata dia kepada tribun, sabtu (10/11).

Juga ada robusta blend arabika gayo dan rencananya juga akan dibuat varian baru rabusta kacang hijau.

Tri Budianto mengatakan untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk kopi yang baik. Memiliki proses. Dimulai dari melakukan sortir untuk mendapatkan biji kopi yang baik. Kemudian ada proses permentasi agar aroma kopi bisa lebih keluar.

Biji kopi yang ingin diolah lalu kembali dicuci dan dikeringkan. Barulah kemudian dirosting (disangrai/diopen) menggunakan alat khusus. Setelah itu ada beberapa tahapan lainnya. Seperti mendinginkan biji kopi yang habis di sangrai. Sebelum digiling menjadi bubuk kopi.

“Pemilihan biji kopi yang baik ini sangat penting. Lalu proses pengolahan yang tepat. Keduanya sangat menentukan untuk bisa menghasilkan bubuk kopi yang baik,” terang Tri.

Pemilihan brand “Krakatoa Coffee” pun memiliki alasan yang mendasarinya. Ia memilih nama tersebut, karena nama gunung krakatau (krakatoa) sudah mendunia. Sehingga lebih dikenal luas.

Melalui merk kopi miliknya ini, Tri Budianto ingin mengenalkan jenis kopi rabusta asal kaki gunung Rajabasa secara luas. Untuk mendapatkan bahan baku, ia telah bekerjasama dengan tempat penggilingan kopi dan juga petani kopi yang ada di kaki gunung Rajabasa.

Bahkan dirinya seringkali membeli biji kopi milik petani sedikit lebih tinggi guna mendapatkan biji kopi pilihan yang berkualitas baik. Ini untuk terus menjaga kualitas bubuk kopi yang diproduksinya.

Ia sendiri berharap, keinginannya mengenalkan kopi rabusta asal gunung Rajabasa melalui brand bubuk kopi miliknya. Bisa kembali menggairahkan para petani kopi yang ada di kaki gunung Rajabasa.(dedi/tribunlampung)o

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved