4 Warga Lampung Korban Lion Air JT 610  Belum Teridentifikasi

4 Warga Lampung Korban Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh Belum Teridentifikasi

4 Warga Lampung Korban Lion Air JT 610  Belum Teridentifikasi
IST
Seorang ibu memeluk surat kematian anaknya saat penyerahan jenazah korban Lion Air 

4 Warga Lampung Korban Pesawat Lion Air JT 610  Belum Teridentifikasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Badan SAR Nasional menyudahi operasi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610, Sabtu (10/11) siang.

Keputusan itu diambil karena bagian tubuh korban yang ditemukan semakin sedikit.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di Tanjung Karawang, Senin (29/10) pagi, mengangkut 189 penumpang dan awak pesawat.

Baca: Kisah Di Balik Penemuan Ladang Ganja di Tanggamus, Polisi Jalan Kaki Terobos Hutan Selama 2,5 Jam

Hingga Sabtu kemarin, tercatat 79 korban teridentifikasi.

Sedangkan korban asal Lampung baru dua jenazah yang berhasil dikenali, dari 6 penumpang yang tercatat di manifes.

Dua korban tersebut yakni, Wahyu Aldila asal Pringsewu, dan Wendy warga Bandar Lampung.

Adapun empat korban asal Lampung yang belum teridentifikasi adalah Hendra Tanjaya alias Ajung (warga Lampura), Rober Susanto (warga Lampura/ayah Wendy), Sherly (warga Bandar Lampung/calon istri Wendy), dan Xherdan Fachridzi (4 tahun/anak Wahyu Alldila).

Baca: Gara-gara Berlian, Istri Perwira Polisi Pukul Istri Bawahan hingga Dirawat di RS

Wahyu dan Xherdan menumpangi pesawat Lion Air PK-LQP usai menonton pertandingan sepakbola antara Timnas U-19 Indonesi versus Jepang di Stadion Gelora Bung Karno.

Jenazah Xherdian sudah dikenali pada Selasa (6/11) melalui sidik jari, dan dikebumikan di Pringsewu pada Rabu (7/11) pagi.

Yuni Hesti (52), ibunda dari Wahyu, tetap yakin cucu kesayangannya, Xherdan Fachridzi, akan ditemukan dan jasadnya bisa dikenali.

Halaman
1234
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved