Dipecat Hibab Rizieq Shihab, Kapitra Ampera Mengaku Bersyukur

Dipecat Hibab Rizieq Shihab, Kapitra Ampera Mengaku Bersyukur Tak Jadi Kuasa Hukumnya

Dipecat  Hibab Rizieq Shihab,  Kapitra Ampera Mengaku  Bersyukur
Kapitra 

Dipecat  Hibab Rizieq Shihab,  Kapitra Ampera Mengaku  Bersyukur

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kapitra Ampera merasa sangat bersyukur dipecat sebagai kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Karena bagi saya menjadi pengacara Habib Rizieq adalah suatu beban yang luar biasa," ujar Kapitra Ampera kepada Warta Kota, Minggu (11/11/2018).

Baca: Masih Misterius, Jenazah Hendra Tanjaya Korban Lion Air asal Kotabumi Belum Ditemukan

Ia mengaku meminta Slamet Ma'arif selaku Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 untuk menyampaikan kepada Rizieq Shihab agar segera memecat dirinya.

"Saya minta tolong sama Ustaz Slamet Ma'arif supaya menyampaikan kepada Habib Rizieq bahwa pecat saya menjadi pengacara Habib Rizieq, sehingga saya punya legalitas. Karena, ada beberapa surat kuasa yang saya tandatangani," tutur Kapitra Ampera.

Walau saat ini sudah dipecat, Kapitra Ampera tetap menghormati Rizieq Shihab sebagai seorang sahabat. Ia pun tak mempermasalahkan pemecatan dirinya, karena itulah pilihan terbaik saat ini.

Baca: 6 Langkah untuk Membuat Sticker WhatsApp Sendiri, Bisa Pakai Foto Selfie

"Pemecatan itu jalan keluar terbaik agar persaudaraan di antara kami tetap terjaga. Sekarang saya sudah lega," ucap Kapitra Ampera.

Kini, Kapitra Ampera merupakan salah satu calon anggota legislatif untuk DPR RI dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Riau II.

Sebelumnya, pemecatan Kapitra Ampera oleh Rizieq Shihab viral melalui video yang beredar luas di channel YouTube Front TV pada Kamis (9/11/2018).

Berikut ini pernyataan Rizieq Shihab soal pemecatan Kapitra Ampera sebagai salah satu anggota tim pengacaranya:

Kepada Saudara Kapitra saya ingin ingatkan dari Kota Suci Makkah Almukarromah ini, Anda jangan memberikan keterangan apa pun atas nama saya. Anda bukan lagi pengacara saya. Tim pengacara yang resmi dipimpin oleh Saudara Sugito Sarjana Hukum.

Dan saya sudah instruksikan kepada Saudara Sugito sejak lama. Siapa pun dari barisan pengacara saya yang sudah berpindah haluan, yang sudah tidak lagi sejalan memperjuangkan prinsip-prinsip keadilan, maka saya minta kepada Pak Sugito untuk mencoretnya dari daftar pengacara saya pribadi di dalam mengurus segala hal yang berkenaan dengan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jadi sekali lagi Saudara Kapitra, Anda kawan saya. Saya tetap menghormati Anda walaupun kita sudah berbeda pendirian, kita sudah berbeda jalan saat ini. Anda sudah tidak ada lagi di kapal perjuangan saya dan kawan-kawan, saya hormati itu semua.

Tetapi ingat! Anda tidak boleh lagi untuk berbicara atas nama saya. Dan keterangan Anda juga ngawur mengatakan penggeledahan di rumah saya, tidak ada. Jangan melakukan fitnah terhadap Kepolisian Saudi Arabia.

Kepolisian Saudi Arabia tidak pernah melakukan penggeledahan terhadap rumah saya sampai saat ini. Apalagi saya dikatakan oleh mereka hanya sebagai korban bukan sebagai pelaku kejahatan. Dan kepada Pak Sugito saya sampaikan terima kasih atas keterangan-keterangan persnya selama ini. (*)

Editor: taryono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved