Balqis Merasa Lebih Anggun dan Cantik dengan Berkebaya

Bagi Balqis Talitha Ardila sendiri, dengan berkebaya di acara pesta atau graduation, membuatnya lebih merasa cantik, anggun dan feminin.

Balqis Merasa Lebih Anggun dan Cantik dengan Berkebaya
Ist
Balqis Talitha Ardila 

Laporan Reporter Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berkebaya masih jadi pilihan sebagian besar anak muda karena bisa menimbulkan kesan cantik dan elegan ketika mengenakannya di acara-acara penting.

Apalagi tengah tren berkembang di dunia fashion bahwa kebaya tak harus dibuat begitu pakem seperti jaman dulu.

Bagi Balqis Talitha Ardila sendiri, dengan berkebaya di acara pesta atau graduation, membuatnya lebih merasa cantik, anggun dan feminin. Terlebih kebaya memang identik dengan wanita Indonesia yang menonjolkan sisi keanggunan dan keeleganan.

"Aku suka berkebaya buat ke pesta atau acara yang mendukung untuk berkebaya karena menurutku nggak ada matinya mau sampai kapanpun. Sudah jadi ciri khasnya wanita Indonesia juga," kata mahasiswi magister kenotariatan di Universitas Diponegoro ini kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (13/11/2018).

Balqis mengaku memiliki lebih dari 15 koleksi kebaya. Semuanya dibeli dari masih berbentuk bahan kebaya yang kemudian dijahit ke penjahit sesuai seleranya. Bugjet jahit kebaya mulai dari Rp200ribu sampai Rp650ribu. Sementara jika dengan belanja kain totalnya kisaran Rp 800ribu.

"Banyaknya kebaya yang aku punya ya karena kebutuhan buat acara gitu aja. Pas mau ada acara, ada bahan jahitin dulu," beber pemilik instagram @balqistalitha itu.

Dara kelahiran 4 Juni 1995 ini mengatakan, tren model kebaya yang kian beragam saat ini membuatnya bisa bersanding dengan berbagai macam model gaun. Karena kebaya bisa dimodel layaknya gaun namun memiliki kombinasi brukat, payet, atau tapis baik di bagian atasan atau untuk kombinasi pada model gaun saja.

"Kan kebaya bisa dikombinasi bahan seperti maxmara, tile, roberto, balloteli, dan cerruti. Kalau brukatnya aku suka bahan Perancis sama model salur," ujar owner kuliner @thekitchengirl_.

Kemudian bahan dibentuk seperti gaun. Kalaupun ada tapis bisa dijadikan asesoris pinggang atau bahu. "Jadi nggak harus full tapis atau songket untuk bawahannya kayak kebaya model dulu," beber perempuan cantik ini.

Balqis menyukai tipe kebaya model simpel namun berkesan elegan. "Sekarang yang tren kebaya model bahan polos terus dikombinasi brukat atau tapis dan songket. Aku lebih suka jahit sendiri karena lebih pas di badan dan sesuai keinginan," ujarnya.(*)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved