5 Fakta Penembakan Mobil Sriwijaya Air, Terjadi Aksi Kejar-kejaran di Dalam Tol

Aksi kejar-kejaran diwarnai penembakan menimpa mobil milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air

5 Fakta Penembakan Mobil Sriwijaya Air, Terjadi Aksi Kejar-kejaran di Dalam Tol
KOMPAS.Com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Aksi kejar-kejaran diwarnai penembakan menimpa mobil milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air, pada Jumat (16/11/2018).

Mobil Sriwijaya Air ditembak orang tak dikenal di kawasan Benda, Tangerang.

Humas Sriwijaya Air, Willy membenarkan kejadian penembakan terhadap mobil Sriwijaya Air tersebut.

Berikut, 5 fakta terkait penembakan mobil Sriwijaya Air.

1. Penembakan Mobil Sriwijaya Air Terjadi Pagi Hari

Humas Sriwijaya Air, Willy mengungkapkan, peristiwa penembakan terjadi pukul 06.03 WIB.

"Betul telah terjadi penembakan terhadap mobil kemarin (Jumat, 16/11/2018). Kalau report yang saya dapat, (peristiwa terjadi) pukul 06.03 WIB," ujar Willy, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (17/11/2018).

Baca: Kronologi Lengkap Penembakan 2 Polisi di Tol Kanci-Pejagan

Willy menjelaskan, pukul 06.03 WIB, sopir mobil Sriwijaya Air, Arman, menghentikan mobilnya di bahu Jalan Raya Bandara Soekarno-Hatta.

Hal itu ia lakukan untuk mencari kartu E-toll yang terjatuh dari dashboard.

Saat itu, Arman berencana pergi ke arah Cibubur untuk menjemput kru Sriwijaya Air.

2. Dipepet Mobil Berwarna Hitam

Saat Arman menghentikan mobilnya, satu unit mobil Honda Mobilio berwarna hitam tiba-tiba memepet mobil Arman dari sebelah kanan.

Halaman
123
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved