Tribun Pringsewu

Cuaca Buruk, Pesawat Jenazah Korban Lion Air Xherdan dan Keluarga Mendarat Darurat di Palembang

Pesawat yang membawa jenazah dan rombongan keluarga tidak dapat mendarat di Pangkal Pinang, Minggu (18/11).

Cuaca Buruk, Pesawat Jenazah Korban Lion Air Xherdan dan Keluarga Mendarat Darurat di Palembang
kompas.com
Ilustrasi - lion air 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pemakaman jenazah Xherdan Fachridzi (4) putra dari almarhum Wahyu Alldila (32), korban pesawat jatuh Lion Air JT 610 di Teluk Karawang, 29 Oktober 2018 lalu tertunda.

Pasalnya, pesawat yang membawa jenazah dan rombongan keluarga tidak dapat mendarat di Pangkal Pinang, Minggu (18/11). Pesawat sementara singgah di bandara Palembang Sumatera Selatan sampai saat ini.

Baca: Wakapolda Lampung dan Kapolres Metro Dimutasi, Ini Jabatan Baru dan Sosok Penggantinya

"Mendarat darurat di Palembang karena faktor cuaca buruk di Pangkal Pinang," ujar Viki adik bungsu Wahyu yang dihubungi, Minggu sekira pukul 10.50 WIB.

Ia mengatakan bahwa saat dihubungi baru landing di Palembang. Selama di Palembamg mereka tidak keluar dari pesawat. Karena cuaca buruk pihak penerbangan belum bisa memastikan sampai kapan singgah di Palembang.

Baca: Lagi, Aset Zainudin Hasan di Sidomulyo Disita KPK

Viki menceritakan, mereka bertolak dari Hotel Ibis, dimana keluarga korban pesawat jatuh menginap pukul 03.30 WIB. Kemudian betangkat dari Bandara sekitar Pukul 07.20 WIB. Semestinya sekitar pukul 09.00 WIB mereka sudah sampai di Pangkal Pinang.

Atas cuaca tersebut, pemakaman jenazah Xherdan tertunda. Padahal rencananya, jenazah begitu sampai, disolatkan dan kemudian di makamkan di Tempat Pemakaman Umum setempat.

Diketahui dari hasil sidang rekonsiliasi pada hari sabtu tanggal 17 November 3018 pukul 11.00 WIB di RS Bhayangkara TK I RS Soekanto, ada penumpang yang dinyatakan teridentifikasi. Diantaranya adalah bocah laki-laki, Xherdan Fachridzi (4).

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved