Tribun Metro

Pengentasan Kawasan Kumuh, Metro Terima Rp 4,8 Miliar untuk Program Kotaku

Pemkot Metro terus memaksimalkan pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digulirkan pemerintah pusat

Pengentasan Kawasan Kumuh, Metro Terima Rp 4,8 Miliar untuk Program Kotaku
KOMPAS.com/IKA FITRIANA
ILUSTRASI kumuh 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus memaksimalkan pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digulirkan pemerintah pusat untuk mengentaskan kawasan kumuh.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan, Kotaku merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca: Pemkot Diminta Hilangkan Cap Kumuh di Hadimulyo Barat

"Kita mendapat program ini merupakan hasil ekspose Pak Wali kota di Kementerian Pekerjaan Umum tentang konsep pengentasan kawasan kumuh. Dari ekspos itu, kementerian mengucurkan dana Rp 4,8 miliar di Metro," katanya, Selasa (20/11).

Ia menjelaskan, saat ini luas kawasan kumuh di wilayah Bumi Sai Wawai mencapai 86 hektare yang tersebar di empat kelurahan. Yakni Hadimulyo Timur, Hadimulyo Barat, Imopuro, dan Iringmulyo.

"Penetapan luas kawasan kumuh itu sesuai SK Wali Kota. Ini sudah dicek di lapangan dan juga sudah melalui kajian. Empat kelurahan mendapat dana program Kotaku tahun 2018. Besarannya beda-beda," katanya lagi.

Baca: 3 Kelurahan di Lampung Utara Terima Program Kota Tanpa Kumuh

Adapun Kelurahan Imopuro mendapat Rp 900 juta, Hadimulyo Barat Rp 1,2 miliar, Hadimulyo Timur Rp 1,5 miliar, dan Iringmulyo Rp 1,1 miliar.
Dengan dana tersebut, direncanakan pengurangan kawasan kumuh di Kota Metro tahun 2018 mencapai 66 hektare.

"Dengan pengurangan itu, luas kawasan kumuh di Kota Metro akan tersisa 19 hektare. Kita targetkan tahun 2021 seluruh kawasan kumuh di Metro dapat dientaskan," imbuhnya seraya mengaku program Kotaku di Iringmulyo berupa pembangunan drainase tertutup dan gorong-gorong serta jalan rabat beton.

Sementara di Kelurahan Imopuro berupa pembangunan jalan rabat beton, sumur bor, drainase tertutup. Hadimulyo Barat berupa pengadaan motor pengangkut sampah, pembangunan drianase tertutup, dan sumur bor. Dan Hadimulyo Timur berupa pembangunan drinase tertutup, jalan rabat beton, serta pengadaan motor pengangkut sampah. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved