Tribun Bandar Lampung

Pedagang Pasar Perumnas Way Kandis Keberatan Tarif Hamparan Rp 70 Ribu, Kepala Pasar Tak Gentar

Sejumlah pedagang hamparan los di Pasar Perumnas Way Kandis keberatan dengan penetapan tarif sewa los.

Pedagang Pasar Perumnas Way Kandis Keberatan Tarif Hamparan Rp 70 Ribu, Kepala Pasar Tak Gentar
Tribun Lampung/Romi Rinando
Kondisi Pasar Perumnas Way Kandis, Selasa (20/11/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ROMI RINANDO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah pedagang yang berjualan di hamparan los di Pasar Perumnas Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, keberatan dengan penetapan tarif sewa. Nilai sewa hamparan los tersebut sebesar Rp 70 ribu per bulan.

Beberapa pedagang menilai penetapan tarif sewa hamparan los tidak memiliki dasar aturan.

"Kami keberatan kalau tarif sewanya segitu. Selama ini, kami cuma bayar salar Rp 8.000 sehari, mulai keamanan, kebersihan, listrik (tanpa membayar sewa los)," kata Supel, pedagang sembako, Selasa (20/11/2018).

Ia menjelaskan, pedagang juga keberatan mengenai rencana Unit Pelaksana Teknis Pasar Perumnas Way Kandis, yang akan memberlakukan ketentuan satu keluarga hanya boleh berdagang di satu lapak. Selama ini, ungkap dia, satu keluarga bisa berjualan di dua lapak. Misalnya, satu keluarga, yaitu suami dan istri, berdagang di satu lapak masing-masing.

Sejumlah pedagang, menurut Supel, telah menemui Kepala UPT Pasar Perumnas Way Kandis Enda Barlianto untuk mempertanyakan hal tersebut pada Senin (19/11/2018).

"Kami juga sudah lapor ke paguyuban," ujarnya.

Novis Pawarman, pedagang di kios, turut menyuarakan keberatan pedagang di hamparan los terkait pemberlakuan tarif sewa Rp 70 ribu per bulan. Ia mempertanyakan dasar penetapan tarif sewa.

"Saya mempertanyakan dasar penetapan tarif sewa. Saya juga berusaha menyampaikan keluhan pedagang hamparan agar suasana pasar kondusif," katanya.

Sesuai Perwali

Halaman
123
Penulis: Romi Rinando
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved